Suster Klara Duha setia mendampingi kedua balita tanpa anus dan penderita gizi buruk di Nias, Sumatera Utara. (Foto: iNews.id/Iman Jaya Lase)

NIAS, iNews - Miris. Dua balita dari dua kabupaten di Nias, Sumatera Utara mengalami kelainan. Kedua balita tersebut sejak lahir tidak memiliki anus. Ironisnya lagi, kedua balita dari keluarga miskin itu mengalami gizi buruk.

Kedua balita itu masing-masing Idaman Setia Zendrato (5)asal Desa Baruzo, Kecamatan Sogae Adu, Kabupaten Nias; dan Pemahaman Laia (5) dari Desa Hilimbaruzo, Kecamatan Mazo, Kabuaten Nias Selatan sudah setahun di rawat di Klinik Pratama, Santa Margaretha.

Rencananya, kedua balita itu akan menjalani operasi yang kedua kalinya namun masih menunggu bantuan dana karena besarnya biaya operasi.

Kedua balita tersbeut kondisi fisiknya semakin memperihatinkan. Beberapa bagian tubuhnya juga tidak berfungsi dengan baik dan malah sejumlah usus terburai keluar.

Menurut suster Klara Duha, sejak kecil kedua bocah itu mengalami mati saraf dan tak memiliki anus. Sehingga, perkembangan fisiknya terganggu. Kedua balita itu juga mengalami malnutrisi atau gizi buruk. “Terkadang saat menangis sejumlah ususnya keluar dan membesar,” ucapnya, Senin (26/3/2018).

Dia mengatakan, kedua balita berasal dari keluarga kurang mampu. Sehingga Yayasan Karya Faomasi Zoaya merawat dan membawa untuk dilakukan operasi dengan mengandalkan biaya dari sejumlah dermawan.

Suster Klara berharap pada pemerintah dan dermawan agar memberikan perhatian khusus kepada kedua balita tersebut agar mereka dapat tumbuh besar layaknya anak balita normal lainnya.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network