Ilsutrasi tsunami. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Sejarah mencatat bencana tsunami dua kali melanda Indonesia pada tanggal 2 Juni hari ini. Berdasarkan catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peristiwa pertama yakni tsunami Sabang 2 Juni 1948, lalu di Jawa Timur pada 2 Juni 1994.

“Dalam catatan sejarah tsunami kita, tanggal 2 Juni tercatat dua kali tsunami, yaitu Tsunami Sabang 1948 dan Tsunami Jawa Timur 1994 yang menelan korban jiwa sebanyak 223 orang meninggal dan 15 hilang,” ujar Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono lewat media sosial pribadinya, Rabu (2/6/2021).

Daryono mengatakan, dalam upaya mitigasi bencana tsunami harus ada skenario terburuk. Dengan begitu akan ada upaya yang disiapkan untuk mengurangi dampak bencana tsunami.

“Ini untuk acuan sehingga dapat disiapkan upaya pengurangan risiko secara konkrit dan tepat. Seperti tata ruang pantai aman berbasis risiko, rambu-rambu, jalur evakuasi, tempat evakuasi karena memang wilayah kita rawan tsunami. Ada catatan sejarah, bukan untuk nakut-nakuti,” katanya.

Dia pun meminta masyarakat agar memahami gempa bumi belum bisa diprediksi kapan akan terjadi. Dia juga menegaskan BMKG tidak pernah memprediksi kapan terjadinya gempa.

“Mohon dipahami, gempa bumi belum dapat diprediksi. Rasanya 'terlalu' kalau pemahaman semacam ini harus diulang-ulang terus dan BMKG tidak pernah memprediksi gempa,” ucapnya.

Oleh karena itu, Daryono menegaskan modeling tsunami merupakan dari hasil kajian yang berpotensi bisa terjadi, bukan prediksi.

“Jadi modeling tsunami hasil kajian itu potensi bukan prediksi. Bisa saja terjadi karena konsepnya sahih, tetapi entah kapan tidak ada yang tau. Tetapi yang harus dipahami modeling itu untuk acuan dan respons mitigasi bukan untuk nakut-nakuti masyarakat. Yang terjadi saat ini ada kesan hasil kajian di-blow up untuk nakuti-nakutin,” tulisnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network