JAKARTA, iNews.id – Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut). Selain merendam pemukiman, terjangan air juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa banjir bandang di Tapanuli Utara menjadi salah satu yang paling berdampak serius terhadap warga.
Banjir bandang yang melanda kawasan Tapanuli Utara menyebabkan sedikitnya 150 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
“Tercatat sebanyak 150 rumah terdampak dan satu jiwa mengalami luka-luka. Untuk kerugian material, dilaporkan tiga rumah warga hanyut, satu jembatan hilang, serta satu musala dan satu fasilitas pendidikan terdampak,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Hingga saat ini, jaringan listrik di lokasi kejadian dilaporkan masih padam. Warga yang mengungsi sementara ditempatkan di Gereja GKPA Simangumban dan Kantor Desa Aek Nabara.
BNPB terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dipicu oleh faktor cuaca.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait