DELISERDANG, iNews.id – Sebanyak 360 jemaah calon haji asal Sumatera Utara, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) pertama Embarkasi Medan diberangkatkan menuju Tanah Suci, Makkah, melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Rabu (22/4/2026) dini hari.
Keberangkatan jemaah asal Kota Binjai dan Kota Medan ini menandai dimulainya operasional haji tahun 2026 di Sumatera Utara dengan berbagai peningkatan fasilitas pelayanan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pemberangkatan jamaah haji kali ini tidak lagi melalui terminal kargo. Jemaah kini menikmati fasilitas premium melalui Terminal Keberangkatan Internasional dengan akses masuk ke pesawat menggunakan garbarata (jembatan penghubung).
Jemaah tiba di apron bandara sekitar pukul 01.30 WIB dengan menggunakan 10 unit bus dari Asrama Haji Medan. Proses keberangkatan ini dipandu langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumut, Dr Zulkifli Sitorus.
"Tahun ini ada dua kabar baik bagi jemaah. Pertama, Kartu Nusuk elektronik yang berisi data paspor dan identitas diri sudah dibagikan. Kedua, pemberangkatan kini langsung melalui garbarata terminal internasional, bukan lagi kargo," ujar Zulkifli Sitorus.
Perubahan akses keberangkatan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kementerian Agama dengan Otband Wilayah II, PT Angkasa Pura Aviasi, serta maskapai Garuda Indonesia. Penggunaan garbarata dinilai jauh lebih manusiawi dan memudahkan jemaah, terutama bagi mereka yang lanjut usia.
Jemaah tampak lebih nyaman saat memasuki pesawat tanpa harus naik melalui tangga manual di apron terbuka seperti tahun sebelumnya.
Kabar baik lainnya, profil kesehatan jamaah calon haji Embarkasi Medan tahun ini menunjukkan tren positif. Dari total 17 kloter yang dijadwalkan berangkat dari Medan, tercatat hanya 30 persen jemaah yang masuk kategori risiko tinggi (risti).
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait