Petugas bersama warga mengamankan pria yang membongkar kuburan di Simalungun ternyata diduga ODGJ. (Foto: Ist)

SIMALUNGUN, iNews.id - Seorang pria nekat menggali makam di siang bolong hingga membuat warga merinding. Aksi tak biasa ini menggegerkan warga Jalan Mawar, Huta II Nagori Pamatang, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (Sumut).

Informasi diperoleh, peristiwa ini terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim di  Jalan Mawar. Pelaku berinisial AH (36) ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, bahkan masih berada di sekitar area pemakaman usai aksinya diketahui warga.

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B Siahaan, mengungkapkan pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Dia langsung diamankan personel Polsek Gunung Malela pada Senin (4/5/2026).

“Informasi masyarakat, pelaku diamankan saat sedang menggali kuburan,” ujarnya dikutip dari iNews Medan, Selasa (5/5/2026).

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh penjaga TPU, Bambang. Dia terkejut saat mendapati kondisi makam sudah dalam keadaan rusak dan terbongkar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Mereka tidak hanya penasaran, tetapi juga sulit mempercayai aksi tersebut benar-benar terjadi di siang hari.

Dampak dari kejadian ini tergolong ekstrem. Sebuah jenazah yang telah dimakamkan sejak 24 Maret 2026, ditemukan dalam kondisi membusuk sekitar 15 meter dari liang lahatnya.

Situasi semakin tidak biasa karena penanganan pelaku berbeda dari kasus kriminal pada umumnya. Setelah diamankan, AH tidak langsung diperiksa, melainkan lebih dulu ditangani secara kemanusiaan.

Polisi bersama warga memberikan makan, memandikan, serta memastikan kondisi kesehatan pelaku dengan bantuan petugas Poskesdes setempat. Langkah ini dilakukan mengingat kondisi kejiwaan pelaku yang diduga tidak stabil.

Pihak keluarga almarhum memilih tidak memperpanjang persoalan lantaran pelaku diduga ODGJ. Mereka menerima kejadian tersebut dan meminta agar jenazah segera dimakamkan kembali sesuai syariat.

Proses pemakaman ulang pun dilakukan bersama warga, aparat desa, serta personel kepolisian. Sementara itu, pelaku diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Simalungun untuk mendapatkan penanganan lanjutan di Yayasan Bina Kasih Bersinar.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network