TAPANULI SELATAN, iNews.id - Salah satu bagian dari pakaian adat yang akan dikenakan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution saat menggelar horja godang, adalah bulang dan ampu. Bulang dan ampu merupakan sejenis mahkota perlambang raja dan permaisuri Mandailing dan Tapanuli Selatan yang dikenakan sejak zaman dahulu.
Bulang dan ampu yang akan dikenakan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution saat menggelar horja godang pada 24 - 26 November mendatang dibuat khusus oleh perajin dari Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Bahannya dibuat khusus dari tembaga dan perunggu, serta dicelup dengan cairan emas.
Bagian dari pakaian adat pesanan Ade Hanifah Siregar, ibunda Bobby Nasution ini, dirancang sesuai dengan motif yang dikenakan raja-raja Mandailing dan Tapanuli Selatan pada zaman dahulu. Pengerjaannya sudah siap 100 persen dan akan langsung dikirim ke Medan pada hari Senin ini.
Bulang dan ampu merupakan sejenis mahkota yang akan dikenakan kedua mempelai saat duduk di pelaminan maupun saat menari tortor. Bulang merupakan mahkota untuk Kahiyang Ayu atau pengantin perempuan sementara ampu adalah mahkota yang akan dikenakan Bobby Nasution sebagai pengantin laki-laki.
“Pakaian adat ini juga dilengkapi dengan gelang, ikat pinggang atau bobat, serta keris yang seluruhnya dilapisi emas,” kata perajin pakaian adat, Advent Ritonga saat ditemui di tempat usahanya, Desa Silangge, Sipirok, Senin (20/11/2017).
Tokoh adat Mandailing Efendi Raja Nasution memaparkan, bagi suku Mandailing dan Tapanuli Selatan, bulang dan ampu memiliki makna tersendiri. Mahkota yang dulu sudah dikenakan oleh para raja-raja ini mengandung filosofi kehidupan yang dalam.
“Bulang dan ampu sengaja dibuat dengan bobot yang cukup berat agar kedua mempelai dapat menjalankan bahtera kehidupan rumah tangga meski di saat-saat sulit sekalipun,” kata Efendi Raja Nasution.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait