MEDAN, iNews.id - Personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu mengagalkan peredaran 15 kg sabu. Dalam pengungkapan ini, petugas menembak mati dua orang tersangka karena menyerang petugas saat proses pengembangan ke tersangka selanjutnya.
Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan kedua tersangka yang ditangkap terkait peredaran 15 kg sabu yakni ES alias Eka (27) da AP (20). Kedua tersangka tercatat sebagai warga Jalan Marelan, Pasar II, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marela.
Martuani mengatakan penangkaoan kedua berawal saat petugas melakuakn pengungkapan pengiriman narkoba Aceh-Labuhanbatu, Dumai pada Kamis (12/11/2020). Saat itu, petugas menghentikan satu unit mobil Avanza Silver dengan nomor polisi BM 1843 DM di Jalan Lintas Sumatera km 330/331, Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan.
"Saat dihentikan, di dalam mobil tersebut terdapat tersangka ES dan AP," kata Martuani.
Saat digeledah, petugas menemukan 15 bungkus kemasan teh china yang diduga berisi sabu di dalam tas hitam bertuliskan Cendrawasih. Sabu tersebut rencananya akan dikirimkan ke Labuhanbatu Selatan seberat 2 kg dan ke Dumai 13 kg.
"Kedua pelaku mengaku diperintahkan oleh seorang laki-laki berinisial M warga Jalan Binjai km 13,5," ucapnya.
Petugas kemudian melakukan pengembangan ke kawasan Jalan Binjai km 13,5 dengan berkoordinasi dengan Ditres Narkoba Polda Sumut. Setiba di lokasi yang disebutkan, petugas meminta tersangka untuk menunjukkan rumah tersangka M.
"Saat itu, tersangka ES melawan dan menyerang petugas hingga mengalami luka. Petugas yang melihat itu kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur. ES tertembak di bagian dada sebelah kiri hingga meninggal dunia," ucapnya.
Disaat yang bersamaan tersangka AP juga melawan hingga melukai petugas. Selanjutnya petugas memberikan tindakan tegas dan terukur. AP tertembak di dada sebelah kiri dan meningga dunia di tempat.
"Untuk ke dua personil Sat Narkoba Briptu Heri Chandra dan Briptu Yusuf saat ini masih dirawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut,"ucapnya.
Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait