MEDAN, iNews.id - Usai banjir besar yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara beberapa lalu, warga kini mulai membersihkan rumah dari lumpur dan sisa air yang sebelumnya menggenangi permukiman. Dengan peralatan seadanya, warga di Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun, berusaha mengembalikan kondisi rumah mereka agar bisa kembali ditempati.
Perkampungan di kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi terparah akibat luapan Sungai Deli. Sejak pagi, warga bergotong royong membersihkan lumpur yang menutupi jalan dan masuk ke dalam rumah.
Meski semangat tetap terjaga, mereka menghadapi kesulitan karena keterbatasan air bersih. Banyak warga berharap bantuan dari pemerintah, khususnya dari Dinas Kebersihan dan Pemadam Kebakaran Kota Medan untuk membantu proses pembersihan di ruas jalan kampung yang masih dipenuhi lumpur.
Salah seorang korban banjir, Yono, menyampaikan bahwa warga sangat membutuhkan pasokan air bersih untuk mandi dan mencuci kakus. Kondisi ini menambah beban masyarakat yang sudah terdampak banjir.
"Surutnya tadi malam sekitar jam sepuluh," kata Yono di lokasi.
Sebelumnya, banjir di Sumatera Utara meluas akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sepanjang hari. Beberapa wilayah terdampak antara lain Kota Medan, Langkat, Binjai serta daerah terparah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sibolga dan Tapanuli Selatan.
Kini, warga berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan agar kehidupan mereka bisa kembali normal.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait