Salah satu tayangan CCTV yang merekam detik-detik anak menampar ibu. (Foto: iNews/Dharma Setiawan))

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Media sosial (medsos) kembali digemparkan dengan video seorang pria dewasa yang menampar seorang wanita renta sebanyak dua kali. Video itu mendadak viral dalam satu hari terakhir dan menjadi perbincangan luas di kalangan warganet maupun masyarakat di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), yang ditengarai sebagai lokasi kejadian.

Dari tayangan video pendek berdurasi 13 detik tersebut, tampak seorang pria dewasa berumur sekitar 40an duduk bersama dengan wanita tua berusia 80an dalam ruangan rumah. Entah apa yang dibicarakan, namun tiba-tiba pria itu berdiri dan langsung menampar orang tua tersebut. Seakan kurang puas, dia menampar untuk yang kedua kali dan tepat mendarat di pipi kiri wanita tersebut.

Wanita tua itu tampak kesakitan dan memegangi bagian pipi sebelah kirinya kemudian beranjak meninggalkan ruangan. Begitupun dengan pria bertato di punggung tersebut yang juga langsung ke luar rumah. Detik-detik tayangan itu terekam dalam kamera pengawas atau CCTV yang terletak di bagian atas ruangan rumah.

Dari perbincangan warganet, diketahui hubungan keduanya merupakan anak dan ibu kandung. Mereka merupakan warga yang tinggal di Jalan Wahidin, yang bagian depan rumahnya dijadikan tempat usaha warnet dan game online di Kota Pematangsiantar.

Merespons video viral yang telah menjadi perhatian publik, Satuan Reserse Kriminal Polres Pematangsiantar pun mendatangi lokasi rumah tersebut. Petugas tampak memeriksa lokasi kamera pengawas untuk memastikan kebenaran tayangan video itu dari rumah tersebut. Setelah dirasa sudut pengambilan gambar dari arah kamera pengawas dan kondisi di ruangan mirip dengan yang ada di video, petugas pun langsung melakukan pemeriksaan.

Hasil interogasi, peristiwa itu terjadi saat pria dewasa di video tersebut dalam kondisi mabuk dan terpengaruh alkohol. Dia meminta uang Rp50 juta kepada orang tuanya, namun tidak disanggupi. Diduga lantaran kecewa dan tidak terima, pria itu lantas menampar orang tuanya hingga dua kali.

Seusai memberikan keterangan, pria bertato itu langsung meminta maaf kepada ibunya dan berjanji tidak akan mengulang perbuatannya. Tak berapa lama personil Satreskrim Polres Pematangsiantar meninggalkan rumah tersebut dan tak ada yang bersedia memberikan keterangan. Begitu pun dengan pihak keluarga yang memilih bungkam dan hanya bergeming.

Sementara itu penelusuran iNews, hingga pukul 15.00 WIB, Sabtu (7/4/2018), video yang viral itu telah dibagikan ratusan kali dan diunggah beberapa akun. Sejumlah netizen tampak mengecam tindakan penamparan tersebut dengan menyebut pelaku sebagai anak durhaka. "Terkutuk kau anak durhaka. Karma sekarang tidak berjalan, tapi karma sudah naik zet," kata Asun dalam salah satu komentarnya di video yang viral tersebut.

Selain kecaman dan bullyan, ada salah satu netizen yang cukup bijak mengutarakan pendapatnya. "Tidak mau klik videonya. dari judulnya aja, pasti ada kekerasan. Saya aja pengen mama saya hidup kembali kalau boleh. Karena saya baru kehilangan mama untuk selama-lamanya tanggal 27 Januari 2018," kata Meriana Rajagukguk, seorang warganet.

Diketahui kejadian penamparan itu terjadi pada 25 Maret 2018 dan menjadi viral setelah diunggah salah satu akun facebook pada 6 April 2018.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network