3 Korban Pembacokan Sekeluarga di Langkat Membaik, Bocah 6 Tahun Patah Tulang

Erwin Syah Putra Nasution ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 14:14 WIB
3 Korban Pembacokan Sekeluarga di Langkat Membaik, Bocah 6 Tahun Patah Tulang
Bocah 6 tahun korban pembacokan di Langkat saat memasuki ruang operasi untuk tindakan medis akibat luka bacok di lengan. (Foto: iNews/Erwin Syah Putra Nasution)

LANGKAT, iNews.id – Kondisi tiga orang sekeluarga yang menjadi korban pembacokan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berangsur membaik. Dua orang sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan, sedangkan seorang lagi, yakni bocah 6 tahun masih harus dioperasi karena patah tulang akibat bacokan senjata tajam di bagian lengan.

Pantauan iNews, ketiga korban masih terkulai lemas dalam perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Putri Bidadari. Mereka yakni Eliawaty (42), Aldona Veronika (26) dan Adinda Pratiwi (6). Dalam ruang perawatan tampak juga Tri Hari Wibowo, suami Aldona sekaligus ayah dari Adinda. Hanya Hari yang lolos dari serangan pelaku pada Selasa (21/1/2020).

“Waktu kejadian saya lagi narik sewa di alun-alun. Saya gak tahu kejadian dan motif pelaku,” ujar Hari, Kamis (23/1/2020).

BACA JUGA: Sekeluarga Jadi Korban Pembacokan di Langkat, Pelaku Diduga Dendam karena Dipecat

Hari mengungkapkan, kondisi anaknya memang yang paling parah karena luka bacokan di lengan, kedua ketiak dan bahu. Sementara istri luka bacok di kepala dan pinggang, sedangkan ibu mertua pada bagian lengan.

“Saya tidak pernah cekcok dengan pelaku. Selama setahun ini dia tinggal dan kerja sama saya. Namun memang sejak dua hari sudah tidak pulang,” katanya.

Menurut Hari, dia sama sekali tak mengetahui pasti penyebab pelaku menganiaya keluarganya. Padahal selama ini setiap penghasilan usaha delman selalu dibagi rata.

“Saya gak paham (motif). Tapi kalau sampai seperti ini (pembacokan) pasti karena dia sakit hati,” ujar Hari.

Sementara itu, dokter rumah sakit memastikan kondisi ketiga pasien sudah tertangani dengan baik.

“Pasien kami yang luka bacok kondisinya berangsung membaik. Hanya satu yang masih butuh tindakan karena tulang lengannya patah akibat bacokan,” kata Dokter Azwarto, spesialis bedah RSU Putri Bidadari.

Saat ini rumah korban yang menjadi lokasi TKP pembacokan masih dipasang garis polisi. Tidak terlihat ada aktivitas sama sekali di sekitaran rumah tersebut dan kasus ini sudah dalam penanganan Polres Langkat. Dugaan sementara, pelaku menyerang keluarga Hari lantaran dipecat dari pekerjaannya.


Editor : Donald Karouw