get app
inews
Aa Text
Read Next : Serang Rombongan PT Freeport di Mimika, OPM Diburu TNI

3 Prajurit Kodam I/BB Tangkap Penipu Pencatut Nama Wali Kota Medan

Selasa, 15 Januari 2019 - 23:59:00 WIB
3 Prajurit Kodam I/BB Tangkap Penipu Pencatut Nama Wali Kota Medan
Pelaku pencatut nama Wali Kota Medan saat ditangkap ketiga Babinsa. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Kasus penipuan perekrutan tenaga honorer di salah satu dinas dalam lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan diungkap tiga prajurit anggota Kodim 0201/Bukit Barisan. Hal tersebut disampaikan Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga.

“Modus yang digunakan pelaku penipuan yakni dengan mencatut nama Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Pelaku diamankan tiga prajurit Kodim 0201/BS, dalam sebuah warnet,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Selasa (15/1/2019).

Kapendam menjelaskan, identitas pelaku penipuan yakni berinisial TA (36), warga Lingkungan VII Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat. Pelaku ditangkap berdasarkan laporan warga saat sedang berada di warnet yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Medan.

“Warga sudah resah dengan aksi penipuan pelaku yang kerap mencatut nama Wali Kota Medan,” kata Roy Hansen.

Ketiga Babinsa Kodim 0201/BS yang terlibat dalam penangkapan pelaku yakni Serma Sumarna, Serka Irmansysah dan Serda Yulius Pasenggong. Tindakan ini dilakukan semata-mata untuk membantu masyarakat dan pihak kepolisian agar tidak terjadi permasalahan atau tindakan main hakim oleh warga.

“Tindakan ini sifat sementara dan untuk mencegah terjadinya aksi main hakim. Anggota selanjutnya menyerahkan pelaku ke polisi,” ucapnya.

Tindakan ketiga Babinsa tersebut telah dilaporkan Dandim 0201/Kota Medan Kolonel Inf Yuda Rismansyah kepada Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah.

“Panglima memberikan apresiasi kepada ketiga Babinsa Koramil 01/Medan Barat atas tindakan yang merka lakukan. Beliau berharap, hal tersebut bisa menjadi contoh teladan bagi prajurit yang lain dalam membantu kesulitan yang dialami masyarakat,” tutur lulusan Akmil 1997 tersebut.

Sementara itu, Babinsa Serma Sumarna yang turut mengamankan pelaku mengatakan, awalnya dia mendapat laporan tentang aksi penipuan yang dilakukan pelaku dari warga.

"Laporan warga yang saya terima, pelaku menipu menjanjikan calon korban diterima sebagai honorer di salah satu dinas di jajaran Pemkot Medan. Dan untuk meyakinkan calon korbannya, pelaku kerap mengatakan kenal dekat dengan Wali Kota, termasuk sejumlah kepala dinas di jajaran Pemko Medan," kata Sumarna.

Tak hanya itu, pelaku juga dikatakan bisa mengurus kelengkapan administrasi kependudukan, seperti e-KTP, akta lahir, dan surat-surat penting lainnya.

“Untuk jasa pengurusan memasukan tenaga honorer ke dinas-dinas Pemkot Medan, pelaku memasang tarif mulai dari Rp1,8 juta hingga puluhan juta. Sementara tarif pengurusan administrasi kependudukan, pelaku membanderol jasanya dikisaran angka ratusan ribu rupiah,” ujarnya.

Diketahui, proses pengamanan terhadap pelaku dugaan penipuan ini sempat berlangsung dramatis. Karena saat hendak diamankan, pelaku meronta-ronta sambil memeluk badan anaknya yang masih berseragam sekolah dasar (SD).

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut