3 Rumah Warga di Simalungun Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting
PEMATANGSIANTAR, iNews.id – Tiga rumah warga di Jalan Karet Perumnas Batu Enam, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), ludes terbakar, Sabtu (25/8/2018). Kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sementara korban jiwa tidak ada.
Api pertama kali muncul dari rumah warga, Sarupa Siagian. Kondisi cuaca yang cukup panas dan angin kencang membuat kobaran api dalam waktu singkat merembet ke dua rumah lain, yakni rumah Helman Damanik dan Elfrida Denianti Sinaga.
Kepanikan pun terjadi di Jalan Karet Perumnas Batu Enam. Sejumlah warga berteriak meminta tolong melihat api yang terus membakar. Sejumlah petugas pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Simalungun bersama lima mobil damkar tiba di lokasi dan berusaha kobaran api.
Kebakaran merembet ke rumah lainnya sehingga menyulitkan petugas damkar yang datang. Warga sekitar yang panik berupaya menyelamatkan barang-barang berharga mereka dari dalam rumah.
Menurut salah seorang korban, Elfrida Denianti Sinaga, kebakaran diduga karena korsleting listrik di rumah tetangga yang ditinggal penghuninya berjualan di pasar. Api dengan cepat membesar membakar rumahnya di bagian dapur.
“Tetangga tidak di rumah karena berjualan. Biasanya dia pulang malam. Sepertinya karena korsleting di kamarnya karena bersebelahan dengan dapur kami. Kami pun terkejut melihat api tiba-tiba sudah besar di dapur rumah,” kata korban kebakaran, Elfrida Denianti Sinaga.
Elfrida mengatakan, dia berhasil menyelamatkan sebagian besar barang-barangnya dengan bantua masyarakat sekitar. Namun, barang-barang yang ada di dapur seluruhnya terbakar.
Satu jam kemudian, petugas damkar bersama lima unit mobil damkar akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah sehingga api tidak merembet lagi ke rumah lain. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran itu membuat para pemilik rumah mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Editor: Maria Christina