6 Mantan Kader yang Dipecat Partai Masih Duduk di DPRD Samosir, PDIP: Mundurlah

Stepanus Purba ยท Kamis, 29 Juli 2021 - 12:32:00 WIB
6 Mantan Kader yang Dipecat Partai Masih Duduk di DPRD Samosir, PDIP: Mundurlah
Deputi Bidang Hukum Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat (BalitbangPus) DPP PDI Perjuangan Arteria Dahlan (tengah). (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan meminta seluruh pihak untuk tidak melindungi enam mantan kader mereka yang sudah dipecat beberapa waktu lalu. Diketahui, keenam orang tersebut saat ini masih menduduki posisi anggota DPRD Samosir dari Fraksi PDI Perjuangan

Deputi Bidang Hukum Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat (BalitbangPus) DPP PDI Perjuangan Arteria Dahlan mengatakan keenam kader tersebut harus sudah tidak dapat lagi mewakili PDI Perjuangan di DPRD Samosir. Dia mengecam oknum-oknum penegak hukum maupun eksekutif dan legleslatif yang melindungi keenam mantan kader mereka tersebut. 

"Kami ingin memastikan proses hukum, penegakan hukum dan isu-isu pelanggaran hukum yang terjadi di Kabupaten Samosir," ujar Arteria, Kamis (29/7/2021). 

Arteria mengatakan PDI Perjuangan mengalami tragedi demokrasi saat dan setelah Pilkada Samsosir. 

"Kemarin money politics, kali ini keputusan kami sebagai partai politik tak bisa dieksekusi atas nama proses dan mekanisme kelembagaan dewan," ucapnya. 

Arteria menegaskan penugasan, penegasan, pemecatan, mutasi dan demosi (penurunan jabatan) kader partai adalah kedaulatan partai.

"Termasuk penugasan Ketua DPRD Samosir, ketua fraksi dan anggota fraksi. Jadi Saut Martua Tamba dan kawan kawan yang lima orang lagi,  mundurlah sebelum banyak implikasi hukum yang akan anda hadapi," katanya. 

Arteria mengatakan pihaknya siap menempuh langkah hukum terhadap oknum-oknum yang berupaya melindungi keenam kader tersebut. Dia juga menyesalkan saat mereka masih mengaku anggota dari PDI Perjuangan. 

"Mereka selama ini masih mengaku anggota PDI Perjuangan padahal sudah dipecat. Mereka harus klarifikasi, menjelaskan di depan publik, ini sudah diatur di KUHPidana, Undang-Undang Tindak pidana korupsi," ucapnya. 

Arteria mengatakan, untuk para kader lainnya yang dipecat yakni Rismawati Simarmata, Romauli Panggabean, Rinaldi Naibaho, Harjono Situmorang dan Paham Gultom, agar intropeksi diri. 

"Terimalah proses pemecatan itu, kalian telah melakukan upaya gugatan ke PN Jakarta Pusat. Namun gugatan tersebut telah ditolak oleh pengadilan," katanya. 

Editor : Stepanus Purba

Halaman : 1 2