Alih Profesi Jadi Pelaku Curanmor, 2 Sopir Angkot di Tebingtinggi Ditembak

Stepanus Purba ยท Jumat, 10 April 2020 - 11:41 WIB
Alih Profesi Jadi Pelaku Curanmor, 2 Sopir Angkot di Tebingtinggi Ditembak
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Personel Satreskrim Polres Tebingtinggi menangkap dua orang pelaku curanmor yang kerap meresahkan masyarakat. Kedua pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot ini diberikan tindakan tegas, terukur dengan cara dilumpuhkan lantaran melawan saat penangkapan. 

Kasatreskrim Polres Tebingtinggi AKP Rahmadani mengungkapkan, identitas kedua pelaku yakni ADK alias Ade (23) dan WF alias Wid (23). Mereka diamankan petugas pada Kamis (9/4/2020). 

Dia mengatakan, pengungkapan kasus pencurian ini bermula dari laporan warga yang mengaku kehilangan sepeda motor. Mendapat laporan, petugas kemudian bergerak cepat dan menangkap tersangka Ade di Jalan Pramuka, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

"Saat kami tangkap tersangka Ade sedang membongkar motor hasil curiannya," ujar Rahmadani, Jumat (10/4/2020).

Saat diinterogasi petugas, Ade mengaku melakukan aksi pencurian bersama rekannya Wid. Tersangka Wid pun diburu dan ditangkap di Jalan Amd, Kota Tebingtinggi.

"Dari tangan terangka Wid, kami temukan kunci T yang digunakan untuk melakukan aksi pencurian," katanya.

Setelah keduanya tertangkap, polisi melakukan pengembangan untuk mencari komplotan dan penadah barang curian tersebut.

"Saat itulah mereka coba melarikan diri. Kami sudah memperingatkan kedua tersangka dengan melepaskan tembakan ke udara, tapi mereka tidak hiraukan sehingga terpaksa kami lumpuhkan," katanya.

Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Setelah mendapat penanganan medis, keduanya dibawa ke Mapolres Tebingtinggi untuk menjalani pemeriksaan.

"Kedua tersangka sudah kami tahan untuk kepentingan penyelidikan," ujar Rahmadani.


Editor : Donald Karouw