Anak Bacok Ayah Kandung hingga Tewas, Kapolres Dairi: Sebelumnya Sudah Sering Cekcok

Stepanus Purba ยท Sabtu, 08 Februari 2020 - 17:03:00 WIB
Anak Bacok Ayah  Kandung hingga Tewas, Kapolres Dairi: Sebelumnya Sudah Sering Cekcok
Tersangka Gunawan Sucipto Pane saat diamankan di Mapolres Dairi, Sumut, Sabtu (8/2/2020). (Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Gunawan Sucipto Pane (26) tega membunuh ayah kandungnya Torang Pane (52), karena tidak terima dilempar saat tengah menghitung hasil panen durian di Desa Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi., Sumatera Utara (Sumut). Peristiwa pada Sabtu (8/2/2020) dini hari ini menggegerkan warga setempat.

Sebelum membunuh ayahnya, hubungan antara Gunawan dan Torang diketahui kurang harmonis. Gunawan dan Torang memang sering terlibat cekcok.

“Sebelumnya mereka sudah ribut lebih dahulu. Hingga terakhir keributan pada Sabtu dini hari yang berujung kematian,” kata Kapolres Dairi AKBP Leonardo, Sabtu (8/2/2020).

Leonardo mengatakan, saat ini pihaknya masih memeriksa Gunawan di Mapolres Dairi. “Semua masih dalam pemeriksaan. Nanti pasal berapa yang disangkakan akan disampaikan kembali. Karena ini masih dalam proses pemeriksaan,” katanya.

Diketahui, Gunawan, warga Desa Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, nekat membacok kepala ayah kandungnya hingga tewas. Dia tega menganiaya ayahnya, Torang Pane, karena tidak terima dilempar menggunakan batu saat menghitung hasil panen durian.

Humas Polres Dairi, Ipda Doni Saleh mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (8/2/2020) dini hari tadi, di halaman rumah Torang Pane di Desa Lae Parira. Kejadian tersebut berawal saat tersangka Gunawan tengah menghitung hasil panen durian ibunya di teras rumah pada Jumat (7/2/2020) malam.

“Namun, korban tiba-tiba datang melarang tersangka untuk menghitung dan berbisnis di rumahnya,” ujar Doni, Sabtu (8/2/2020).

Mendapat perlakuan seperti itu dari ayahnya, Gunawan kemudian mempertanyakan tindakan dari ayahnya. Namun pertanyaannya tidak digubris. Torang malah meminta istrinya Pinta Uli Sihite yang saat itu menemani tersangka untuk mengambil pakaian ke rumah.

Korban juga masuk ke rumah. Tak lama kemudian, korban kembali datang dari samping rumah dan kemudian melempar pelaku dengan menggunakan batu.

“Tak hanya itu, korban juga berteriak sambil mengancam akan membunuh pelaku jika tidak segera pergi,” katanya.

Tak terima dengan perlakuan ayahnya, Gunawan kemudian mengambil sebuah pisau dari laci mobilnya dan kemudian mengejar Torang Pane. Torang Pane yang berusaha melarikan diri dari amukan anaknya malah terjatuh di halaman rumah.

“Saat itu, tersangka kemudian membacok punggung sebelah kanan sebanyak sekali dan kepala sebelah kanan bagian belakang sebanyak dua kali,” kata Doni.

Ibunya Pinta Uli berusaha meredam amukan Gunawan. Sementara Torang Pane diamankan oleh warga di rumah tetangga dan selanjutnya melarikannya ke RSUD Sidikalang. Namun, sebelum sampai ke rumah sakit, korban sudah tewas.


Editor : Maria Christina