Anggota Densus 88 yang Terluka Jalani Proses Pemulihan Pascaoperasi di RS Bhayangkara Medan

Stepanus Purba, Antara ยท Minggu, 17 November 2019 - 07:05 WIB
Anggota Densus 88 yang Terluka Jalani Proses Pemulihan Pascaoperasi di RS Bhayangkara Medan
Ilustrasi operasi. (Foto: AFP).

MEDAN, iNews.id - Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang terluka saat menangkap kelompok terduga teroris di Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Korban mengalami luka tusuk di bagian paha sedalam empat sentimeter.

"Anggota sudah menjalani operasi, dan kini sedang dalam tahap pemulihan," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (16/11/2019).

Anggota Densus tersebut mengalami luka di bagian paha akibat tusukan senjata tajam. Karena itulah, terduga pelaku teroris ditembak mati, lantaran menyerang petugas saat hendak ditangkap di Dusun I Kikik, Kecamatan Hamparan Perak. Selain itu, mereka membawa senjata api rakitan kaliber 22 milimeter.

Peran dari dua orang terduga teroris yang meninggal dunia adalah perakit bom yang digunakan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019). Sedangkan terduga teroris lainnya, sebagai orang yang membantu proses perakitan tersebut.

"Masing-masing terduga teroris yang diamankan berinisial A, K dan P," ujar dia.

Sementara itu, jenazah kedua terduga teroris sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya dibawa menggunakan dua ambulans, dan mendapat kawalan ketat dari petugas kepolisian.

Sebelumnya, terjadi ledakan bom bunuh diri di Makopolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, pada Rabu (13/11/2019) pagi. Terduga pelaku diidentifikasi atas nama Rabbial Muslim Nasution (24). Aksinya terekam kamera CCTV saat memasuki halaman kantor polisi menggunakan jaket driver ojek online, dan meledakan diri.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal