Asrama TNI di Kebun Lada Binjai Sumut Kebakaran, 8 Rumah Ludes Dilalap Api

Stepanus Purba ยท Selasa, 02 Juli 2019 - 12:34 WIB
Asrama TNI di Kebun Lada Binjai Sumut Kebakaran, 8 Rumah Ludes Dilalap Api
Api membakar sejumlah rumah di Barak Sinabung, Asrama TNI, Kebun Lada Binjai, Sumut, Senin malam (1/7/2019). (Foto: IST)

BINJAI, iNews.idKebakaran hebat menghabiskan sedikitnya delapan rumah warga di Asrama TNI Kebun Lada, Lingkungan IX Khusus Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Senin (1/7/2019) malam. Namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Menurut warga, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian ini bermula ketika salah seorang warga di Barak Sinabung sedang memasak di dapurnya. Tiba-tiba, anak dari pemilik rumah berteriak bahwa kompor mereka meledak.

Mendengar teriakan itu, salah seorang warga setempat, Suriono keluar dari rumah. Dia melihat api sudah membesar dari rumah milik Rahim. Suriono pun langsung berteriak meminta tolong kepada warga lainnya.


Warga setempat beramai-ramai berusaha memadamkan api. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Binjai tiba di lokasi.

“Upaya pemadaman dilakukan oleh warga bersama-sama dengan petugas BPBD Binjai yang begitu mendapatkan kabar langsung mengerahkan armada pemadamnya,” kata Suriono, Selasa (2/7/2019).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, rumah yang terbakar di antaranya milik Tri Priatna, Mukti, Suriono, Imei, Budiman, Rahim, Saida, dan Ais. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta lebih.


Dandim 0203 Langkat-Binjai Letkol Inf Syamsul Alam yang tiba di lokasi kebakaran langsung berkordinasi dengan Pemkot Binjai untuk mendirikan tenda darurat dan dapur umum. TNI AD dan Pemkot Binjai telah memberikan bantuan makanan awal untuk tiga hari ke depan para korban.

Selain itu, posko bantuan sudah didirikan di Koramil 16. TNI AD juga membantu melokalisasi dan mengamankan lokasi kebakaran, memberikan pelayanan kesehatan dan menenangkan para korban kebakaran.


Editor : Maria Christina