Baru 2 Minggu Pulang dari Malaysia, TKI asal Deliserdang Bunuh Diri

Sindonews, M Andi Yusri ยท Selasa, 10 Maret 2020 - 19:22 WIB
Baru 2 Minggu Pulang dari Malaysia, TKI asal Deliserdang Bunuh Diri
Ilustrasi gantung diri. (Foto: Istimewa)

DELISERDANG, iNews.id – Suranta (28) nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Dia ditemukan tewas tergantung dalam rumahnya di Dusun I Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (10,3,2020) dini hari.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin mengatakan, anggotanya langsung ke lokasi begitu mendapat laporan bersama dengan tim Inafis Polresta Deliserdang untuk proses identifikasi dan olah TKP.

"Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kami bawa ke RSUD Deliserdang untuk diautopsi," ujarnya, Selasa (10,3,2020).

Informasi di lapangan, korban merupakan TKI yang baru dua minggu silam pulang dari Malaysia. Dia gantung diri dengan menggunakan seutas tali yang dililit ke atas plafon kamar tidur.

Beberapa jam sebelum ditemukan bunuh diri, korban diketahui sempat bertengkar dengan istrinya Tri Utami. Hal ini berdasarkan keterangan teman istri korban yang menyebut pasangan suami istri terlibat pertengkaran pada Senin (9,3,2020) malam.

"Setelah itu istrinya pergi keluar rumah. Tengah malam saat kembali ke rumah, dia melihat suaminya sudah tewas gantung diri," kata teman istri korban yang enggan menyebutkan nama.

Kakak korban yang datang ke lokasi kejadian sempat histeris melihat Suranta tewas dengan cara tragis. Sambil terisak, dia sempat bercerita mereka merupakan lima bersaudara. Empat di antaranya perempuan dan hanya Suranta satu-satunya laki-laki.

"Adikku ini baru dua minggu di sini. Selama ini dia di Malaysia. Ada dua anaknya, masih berumur satu tahun dan tiga tahun. Selama di Malaysia anaknya dititipkan sama kami karena istrinya gak mau ngerawat," ucap kakaknya.

Sebelum memutuskan bekerja di Malaysia, Suranta tinggal bersama kakaknya di Desa Nagatimbul Dusun III, Kecamatan Tanjung Morawa.

"Adik saya sering kali cerita diusir kalau datang ke rumahnya tidak bawa uang. Padahal selama di Malaysia korban sering mengirimkan uang tiap bulan ke istrinya. Tapi tidak tau kemana uang nya, gak tau kenapa bisa seperti ini adikku," ujarnya.


Editor : Donald Karouw