Bayar Parkir Rp1 Juta Per Bulan, Warga Pusat Pasar Medan Menjerit

Said Ilham, Stepanus Purba · Rabu, 27 Desember 2017 - 12:17 WIB
Bayar Parkir Rp1 Juta Per Bulan, Warga Pusat Pasar Medan Menjerit
Warga pusat pasar medan memprotes tarif parkir progresif yang sangat mahal. (Foto: Ilustrasi Sindonews)

MEDAN, iNews.idWarga Pusat pasar Medan memprotes kebijakan PT Brahma Debang Kencana yang menerapkan tarif parkir progresif yang “mencekik leher”. Kali ini protes keras dilakukan 170 orang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pusat Pasar (Iwa Puspa).

Seorang warga Wiranto mengatakan, sejak penerapan tarif parkir progresif, dalam sehari dia harus mengeluarkan uang sebesar Rp30.000 -Rp40.000. Jika dikalkulasikan mereka harus mengeluarkan uang lebih dari Rp1.000.000 per bulan.

“Kami harus bayar uang sebesar Rp30.000 -Rp40.000 per hari untuk parkir. Sementara jika tidak keluar, sehari kami juga harus bayar Rp20.000,” kata Wiranto, Rabu (27/12/2017).

Menurut dia, seharusnya pengelola parkir bisa membedakan mana yang pedagang dan warga yang berdomisili di kawasan Pusat Pasar Medan karena sangat merugikan. Terlebih lokasi tersebut tidak seharusnya dikenakan tarif parkir progresif lantaran bukan merupakan kawasan mall atau pusat perbelanjaan.

“Di sini kan jalan umum, jalan pusat pasar bukan komplek Medan Mall. Kami warga Jalan Pusat Pasar, Kelurahan Pusat Pasar, bukan warga Medan Mall. Jadi jangan diperlakukan semena-mena,” ujar wiranto.

Dia menduga, penerapan tarif progresif ini karena ada setoran antara pihak pengelola dengan dinas terkait. “Kita berharap pemerintah segera turun tangan untuk menangani kisruh terkait dengan tarif parkir progresif yang dikenakan kepada kami,” tutur Wiranto.

Humas PT Brahma Debang Kencana (BDK), Irfan Sahari membantah telah menerapkan tarif progresif di kawasan pusat pasar Medan secara semena-mena. Menurut dia, pihaknya telah melakukan penerapan tarif parkir sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang pajak parkir.

“Dalam penerapan tarif parkir ini, kami mengacu pada Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang pajak parkir sebagaiman himbauan dari Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah Kota Medan,” ujar Irfan.

Dia mengatakan, penerapan tarif parkir progresif sebagaimana diatur dalam peraturan daerah tersebut untuk kendaraan bermotor pada hari senin sampai jumat maksimal Rp20.000 per hari dan Rp25.000 untuk hari Sabtu dan Minggu.

“Kami telah memberikan dispensasi sebesar Rp5.000 untuk sekali masuk kepada warga yang tinggal di kawasan pusat pasar dan pemilik toko. Sementara untuk pengunjung dan pedagang dibebankan tarif normal,” kata dia.


Editor : Dony Aprian