BNN Amankan 4 Pengedar Jaringan Aceh-Siantar-Jambi-Lampung, Ratusan Kg Ganja Disita

Stepanus Purba ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 17:06 WIB
BNN Amankan 4 Pengedar Jaringan Aceh-Siantar-Jambi-Lampung, Ratusan Kg Ganja Disita
BNNP Sumut menghadirkan jaringan tersangka pengedar ganja jaringan Aceh-Siantar-Lampung saat konferensi pers di Kantor BNNP Sumut, Medan, Senin (28/10/2019). (Foto: iNews/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengungkap pengedar daun ganja kering jaringan Aceh, Pematangsiantar, Jambi dan Lampung. BNN juga mengamankan empat tersangka dan barang bukti ratusan kilogram (kg) daun ganja kering yang disimpan dengan cara dikuburkan dalam tanah.

Adapun keempat tersangka, yakni Irma Dinata (26), John Fredy Pangaribuan (46), Ahmad Ifani alias Tupang (53), Budi Hutapea (33), dan Ahmad Ifani alias Tupang (53). Mereka diamankan dari sejumlah lokasi berbeda.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diperoleh petugas dari masyarakat tentang gudang penyimpanan narkotika di salah satu rumah di Jalan Tambun Timur, Gang PJKA ujung, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Petugas kemudian menggerebek rumah yang diketahui milik seorang warga bernama Andi pada Rabu (23/10/2019).

“Namun, saat kami gerebek, petugas hanya mendapati dua orang rekan Andi yang bernama Irma Dinata (26) dan John Fredy Pangaribuan (46),” kata Atrial, Senin (28/10/2019).

Polisi kemudian menggeledah rumah Andi dan menemukan 5 kg ganja di dalam kardus. Setelah itu, petugas juga berhasil menemukan 134 kg ganja kering yang dikubur dalam tanah, di halaman rumah Andi.

Salah satu tersangka Irma Dinata yang diperiksa petugas mengakui diperintahkan oleh Andi yang juga abang kandungnya untuk menyimpan ganja tersebut. Sementara itu, John Freddy Pangaribuan bertugas membantu Andi membungkus daun ganja.

Dari pengembangan yang dilakukan, petugas kemudian mengamankan Budi Hutapea (33) dari Jalan Purwo, Desa Karang Sari, Pematangsiantar. Budi diketahui merupakan kaki tangan Andi untuk menjemput barang tersebut dari Aceh.

Selain mengamankan Budi, petugas BNN juga menangkap Ahmad Ifani alias Tupang (53) di Jalan Tambun Timur, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar. Ahmad Ifani berperan untuk mencari pembeli dan mengantarkan barang tersebut kepada pembeli.

Namun, Andi yang mengendalikan jaringan peredaran narkoba itu berhasil kabur dari pengerajan petugas. “Kami sedang melakukan pengejaran terhadap pengendali jaringan ini,” kata Atrial.

Atrial mengatakan, dengan pengungkapan kasus itu, Atrial mengatakan, sebanyak 238.333 anak bangsa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

“Sementara itu, para tersangka akan kami jerat dengan Pasal 114, Pasal 111 dan Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana mati,” ujarnya.


Editor : Maria Christina