BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Sumut dan Aceh, 33,9 Kg Sabu Disita

Antara ยท Senin, 17 Februari 2020 - 06:28 WIB
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Sumut dan Aceh, 33,9 Kg Sabu Disita
4 tersangka kasus narkoba jaringan internasional yang diamankan BNN. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.idBadan Narkotika Nasional (BNN) bersama petugas Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menggagalkan upaya peredaran narkoba jaringan internasional di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam operasi ini, 33,9 kilogram narkoba jenis sabu dan 2.000 butir pil ekstasi disita.

Pengungkapan kasus setelah BNN dan Bea Cukai menggelar dua operasi di waktu hampir bersamaan di wilayah Provinsi Aceh dan Sumtu pada Kamis (14/2/2020). Dua operasi itu tepatnya di daerah Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh dan di Teluk Nibung, Tanjungbalai, Sumut.

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Pol Arman Depari menyebutkan, operasi di Aceh menangkap 5 orang tersangka dengan barang bukti sabu 18,9 kilogram.

“Kelima tersangka mengaku menyelundupkan narkoba dari Malaysia melalui jalur laut,” ujar Arman dalam keterangannya resminya, Minggu (16/2/2020) malam.

Sementara operasi di Sumut menangkap 4 orang tersangka dengan barang bukti sabu 15 kilogram. Operasi ini berawal dari ditangkapnya tersangka Aris saat mengangkut 15 kg sabu dengan mengendarai sepeda motor. Dia mengaku sabu itu dikirim dari Malaysia ke Teluk Nibung.

"Sabu itu milik warga Kisaran bernama Aflah,” kata Arman.

Berbekal keterangan Aris, petugas BNN memburu Aflah. Namun saat akan ditangkap, Aflah mencoba kabur bersama istrinya dengan mengendarai mobil.

Petugas yang tak ingin kehilangan buruannya lantas melakukan pengejaran. Petugas bahkan sempat melepaskan tembakan ke arah mobil pelaku.

“Mereka sempat hendak menabrak petugas. Tersangka bisa dihentikan setelah mobil yang mereka kendarai terlibat benturan keras. Aflah mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sedangkan istrinya terkena tembakan di bagian punggung,” ucapnya.

Melihat kedua korban terluka, petugas BNN kemudian membawanya ke RS Bhayangkara di Medan untuk mendapatkan pertolongan. Sementara barang bukti sabu yang disita dibawa ke Kantor BNN Provinsi Sumatera Utara.

“Setelah sempat dirawat, tersangka Aflah meninggal di rumah sakit,” ujar Arman.


Editor : Donald Karouw