Bocah 8 Tahun yang Hilang di Sungai Alang Batubara Ditemukan Tewas

Stepanus Purba · Selasa, 24 Agustus 2021 - 11:13:00 WIB
Bocah 8 Tahun yang Hilang di Sungai Alang Batubara Ditemukan Tewas
Tim SAR Tanjungbalai saat melakukan evakuasi jasad Muhammad Alif dari Sungai Alang Tahar Batubara. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Bocah berusia delapan tahun bernama Muhammad Alif yang hilang di Sungai Alang Tahar Dusun III, Desa Pasar 8, Kecamatan Air Putih Batubara ditemukan Tim SAR Gabungan, Selasa (24/8/2021) pagi. Alif ditemukan petugas gabungan dengan kondisi meninggal dunia 100 meter dari lokasinya dikabarkan hilang. 

Koordinator Pos SAR Tanjungbalai Asahan, Ady Pandawa mengatakan pihaknya mendapatkan laporan terkait orang hilang di Sungai Alang Tahar, Senin (23/8/2021) sekitar pukul 22.30 WIB malam. Mendapatkan laporan, pihaknya kemudian menurunkan tim dan sejumlah peralatan untuk melakukan pencarian terhadap korban. 

"Alhamdulillah, korban akhirnya ditemukan pukul 09.10 WIB sejauh 100 meter dari lokasi awal korban terjatuh," kata Ady Pandawa, Selasa (24/8/2021). 

Setelah menemukan korban, petugas kemudian mengevakuasinya menuju daratan. Selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan. 

"Kami mewakili Basarnas Medan mengucapkan turut berduka cita yangg sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan dan keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian korban," ucapnya. 

Diketahui, Alif terseret arus sungai saat memancing ikan bersama lima temannya. Kronologi kejadian berawal saat korban bersama temannya memancing di bawah jembatan Jalan Tol Indrapura-Tebingtinggi, Senin (23/8/2021) sore. 

Saat mancing, korban masuk ke tengah sungai dan sempat diingatkan para temannya. Tiba-tiba korban sudah terbawa arus yang membuat para temannya panik berupaya menolak. Mereka coba menggapai tangan korban, namun derasnya air membuat kejadian begitu cepat terjadi. Korban pun hilang terbawa arus.

Editor : Stepanus Purba

Bagikan Artikel: