Buron 17 Bulan, Selingkuhan Istri yang Bunuh Suami di Sibolangit Ditembak Mati

Stepanus Purba ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 17:05 WIB
Buron 17 Bulan, Selingkuhan Istri yang Bunuh Suami di Sibolangit Ditembak Mati
Polrestabes Medan saat eksose penangkapan tersangka kasus pembunuhan berencana di Sibolangit yang terjadi September 2018 silam. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Pelarian Ganda Winata alias Gandrung buron kasus pembunuhan selama 17 bulan akhirnya berakhir. Dia ditembak mati anggota Polrestabes Medan karena coba kabur dalam penangkapan di lokasi persembunyiannya di Kabupaten Pelelawan, Provinsi Riau.

Gandrung merupakan eksekutor yang menghabisi nyawa Muhammad Yusuf, seorang guru PNS di Desa Sibolangit, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Dia membunuh atas perintah istri korban Chorry Mulia Dewi alias Dewi yang sekaligus selingkuhannya pada 14 September 2018.

Setelah aksi mereka terungkap, Gandrung melarikan diri, sedangkan Dewi ditangkap polisi. Dewi bahkan telah menjalani hukuman dengan divonis Pengadilan Negeri (PN) Medan 12 tahun kurungan penjara.

Polisi yang terus menyelidiki kasus pembunuhan berencana tersebut menemukan keberadaan Gandrung di luar daerah hingga dilakukan pengejaran pada Minggu (23/2/2020). Namun saat penangkapan, terjadi perlawanan yang membahayakan nyawa petugas hingga diberi tindakan tegas dan terukur. Pelaku yang buron selama 17 bulan akhirnya tewas ditembak polisi.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Eddizon Isir mengatakan, Gandrung merupakan eksekutor dari pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf. Pembunuhan Yusuf ini diotaki istrinya Chorry Mulia Dewi.

"Tersangka bisa ditangkap, namun karena melawan hingga anggota berikan tindakan tegas, keras dan terukur sehingga yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Isir saat ekspose di Mapolrestabes Medan, Selasa (25/2/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak mengungkapkan, kedua pelaku telah merencanakan pembunuhan tersebut. Motifnya lantaran sang istri kesal suaminya terlalu pelit dalam memberi uang belanja bulanan.

"Jadi korban ini dinilai pelit dan kikir terhadap uang belanja kepada terpidana Dewi. Korban juga mempunyai rencana menggugat cerai pelaku hingga muncul niat menghabisinya," kata Maringan.

Diketahui, Muhammad Yusuf ditemukan tewas di ladang buah asam, Jalan Jamin Ginting, Dusun I, Desa Sibolangit, Pancurbatu, Deliserdang, pada 14 September 2018. Semasa hidup, korban merupakan seorang guru pengajar. Dia ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka lebam.

Hasil penyelidikan, istri korban ternyata dalang pembunuhan. Dewi meminta selingkuhannya yakni Gandrung untuk mengeksekusi korban.


Editor : Donald Karouw