Danrem Kawal Samudera: Istri Prajurit Jangan Rusak Karier Suami saat Bermedsos

Antara ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 14:35 WIB
Danrem Kawal Samudera: Istri Prajurit Jangan Rusak Karier Suami saat Bermedsos
Anggota Persit KCK Koorcab Rem 023 PD I/BB saat mengikuti sosialisasi tentang menggunakan media sosial di Aula Gupala Korem 023/KS, Kota Sibolga, Kamis (28/5/2020). (Foto: ANTARA/Jason Gultom)

SIBOLGA, iNews.id - Danrem 023 Kawal Samudera kolonel Infanteri Tri Saktiyono menyampaikan agar seluruh anggota Persatuan Istri Prajurit (Persit) KCK Koorcab Rem 023 PD I/BB bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Pesan ini disampaikan Kasipers Korem 023/KS Mayor Inf Medwin Sangkakala selaku pembina Persit saat sosialisasi tentang penggunaan medsos di Aula Gupala Korem 023/KS Jalan Datuk Hitam Nomor 1, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Kamis, (28/5/2020).

Dalam penyampaiannya, medsos harus digunakan sebagai media komunikasi untuk berbagi informasi yang bermanfaat. Bukan digunakan untuk mengunggah konten yang bertujuan mencemooh, pamer, mengkritik pimpinan dan kebijakan pemerintah maupun penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks). Para istri harus bersyukur dengan pekerjaan dan jabatan suami sebagai prajurit TNI.

“Jangan merusak karier suami dan seyogianya harus menjadi teladan bagi anggota yang lain dan keluarga. Media sosial itu fungsinya untuk komunikasi bukan untuk mainan," ujar Medwin.

Di kesempatan itu, Kasipers menyampaikan pesan Ketua Umum Persit KCK Hetty Andika Perkasa, yaitu agar kata-kata atau tulisan yang diunggah di medsos jangan sampai memicu permasalahan bagi diri sendiri. Karena ketentuan terkait dalam penggunaan medsos telah diatur dalam UU ITE.

Meski pun anggota Persit berstatus sipil, diharuskan bersikap bijaksana. Karena istri seorang prajurit tidak dapat dipisahkan dari TNI. Istri prajurit TNI Angkatan Darat mutlak tidak dapat dipisahkan, baik dalam melaksanakan tugas organisasi maupun dalam kehidupan pribadi.

Oleh karena itu, istri prajurit harus membantu TNI AD dalam menyukseskan tugasnya. Baik sebagai kekuatan pertahanan keamanan maupun sebagai komponen pembangunan bangsa.

Kasipers Medwin juga menjelaskan tentang UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Menurutnya, anggota Persit yang melakukan pelanggaran hukum berkaitan dengan ITE akan dituntut dan diproses kepolisian, serta diadili di peradilan umum.

“Sebagai anggota Persit KCK dan anggota masyarakat, haruslah menjadi teladan dan pelopor dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya,” katanya.


Editor : Donald Karouw