get app
inews
Aa Text
Read Next : Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berakhir Bentrok, Massa Robohkan Gerbang

Demo Mahasiswa di Lapangan Merdeka Medan Ricuh, Massa Sandera Truk TNI

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:54:00 WIB
Demo Mahasiswa di Lapangan Merdeka Medan Ricuh, Massa Sandera Truk TNI
Mahasiswa menyandera truk TNI saat melakukan aksi demonstrasi di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Rabu (17/6/2026). (Foto: iNews)

MEDAN, iNews.idAksi demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara, diwarnai kericuhan, Rabu (17/6/2026) petang. Massa nekat menyandera dan mengadang truk dinas milik TNI yang hendak melintas di Jalan Balai Kota. 

Aksi nekat ini sempat memicu kemacetan panjang di pusat kota sebelum akhirnya armada dinas tersebut memilih mundur demi menghindari gesekan yang lebih besar. 

Insiden menegangkan ini bermula ketika  truk dinas TNI mendadak terjebak di tengah kepungan massa yang sedang menutup total akses jalan. 

Begitu truk melintas, ratusan mahasiswa langsung merangsek maju mengerumuni badan kendaraan sambil meneriakkan kata "Mundur!" secara berulang-ulang. 

Personel TNI yang berada di dalam truk sempat berupaya melanjutkan perjalanan dengan menyalakan sirine tanda darurat. Namun, massa aksi tetap bergeming dan memilih pasang badan mengadang laju truk.

Setelah sempat tertahan cukup lama di tengah kepungan pendemo, truk TNI tersebut akhirnya mengalah dan terpaksa memutar balik arah kendaraan. 

Ratusan mahasiswa ini diketahui telah memusatkan titik aksi di persimpangan Jalan Raden Saleh menuju Jalan Balai Kota sejak pukul 16.00 WIB. Mereka memblokade jalan dan meminta para pengendara mobil untuk memutar balik ke arah Jalan Imam Bonjol. 

Meski demikian, mahasiswa masih memberikan sedikit kelonggaran dengan memperbolehkan sejumlah pengendara sepeda motor dan pengemudi ojek online (ojol) untuk melintas secara perlahan. 

Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa tindakan blokade jalan ini terpaksa dilakukan karena mereka sedang memperjuangkan hak-hak rakyat kecil. Mahasiswa pun meminta pengertian masyarakat agar bersedia mencari jalur alternatif lain. 

Merespons insiden pengadangan armada militer tersebut, pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 0201 Medan langsung mengeluarkan pernyataan tegas terkait jalannya sampaikan pendapat di muka umum.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut