Diberi Insentif Rp17 Juta Per Bulan, Dokter Spesialis RSUD Batubara Jarang Ngantor

Sindonews, Fadly Pelka ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 13:41 WIB
Diberi Insentif Rp17 Juta Per Bulan, Dokter Spesialis RSUD Batubara Jarang Ngantor
Direktur RSUD Batubara Jhon Lihar Purba (batik biru) saat mengecek pelayanan di rumah sakit. (Foto: SINDOnews/Fadly Pelka)

BATUBARA, iNews.id – Direktur RSUD Batubara Jhon Lihar Purba menyesalkan masih ada dokter spesialis yang jarang masuk kerja. Padahal waktu kerja mereka hanya tiga hari dalam seminggu.

Dia mengatakan, RSUD Batubara telah menempatkan 12 dokter spesialis kontrak berstatus aparatur sipil negara (ASN). Hal ini bertujuan agar pelayanan medis kepada warga yang membutuhkan dapat maksimal.

Namun dia menyayangkan ketidakdisiplinan beberapa dokter spesialis yang jarang masuk kerja tersebut. Seperti tiga dokter spesialis anak.

Menurutnya, ke-12 dokter spesialis tersebut di samping memeroleh penghasilan sebagai ASN, juga menerima jasa medis serta tunjangan insentif Rp17 Juta untuk tiap dokter per bulan.

Dia mengaku ke depan akan berencana mengumpulkan mereka untuk membuat kesepakatan pendisiplinan kerja.

"Bila tak aktif kerja, uang insentifnya akan dipotong sesuai hari ketidakhadiran yang bersangkutan,” ujar Jhon Lihar kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (13/2/3020).


Editor : Donald Karouw