Dituduh Curi Sawit, Anak 15 Tahun Babak Belur Dihajar dan Diikat Sekuriti Kebun

Abdullah Sani Hasibuan · Selasa, 16 Maret 2021 - 17:22:00 WIB
Dituduh Curi Sawit, Anak 15 Tahun Babak Belur Dihajar dan Diikat Sekuriti Kebun
Supiana meminta kasus penganiayaan terhadap putranya segera diproses Polres Tebingtinggi.(Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan) 

TEBINGTINGGI, iNews.id –  Seorang anak berusia 15 tahun di Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatra Utara (Sumut), babak belur dihajar petugas sekuriti perkebunan. Pelajar itu dianiaya dan diikat karena dituduh mencuri buah kelapa sawit.

Penganiayaan yang dialami oleh Muhammad Anrian Syah, warga Desa Pengalian Kecamatan Tebing Syahbandar, Serdangbedagai ini terjadi pada Selasa 9 Maret 2021 di areal Perkebunan Bahilang.

Kejadian berawal dari saat pelajar kelas 3 SMP ini mencari rumput untuk pakan atau makanan ternak. Tiba-tiba, muncul dua orang temannya membawa beberapa buah tandan sawit dari Kebun Bahilang.

Korban yang tidak tahu selanjutnya disuruh membawa buah sawit ke pinggir jalan dengan menggunakan sepeda motor. Nahas, saat mengangkat buah sawit, muncul tiga orang sekuriti Kebun Bahilang. 

Ketiganya langsung menangkap korban dan menuduhnya mencuri buah sawit. Sekuriti itu lalu menganiaya korban hingga babak belur. Tidak hanya itu, korban juga dibawa ke pos dengan tangan diikat.

“Saya langsung ditendang. Punggung dipukuli. Saya juga diikat. Ada tiga orang yang nendang dan mukuli. Saya cuma ngarit rumput aja, enggak ada niat nyuri. Itu teman saya yang bawa dan ada di motor saya,” kata korban, Muhammad Andrian Syah.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2