DPRD Medan Minta 7 Oknum Polisi yang Positif Narkoba Dihukum Berat

Aminoer Rasyid, Said Ilham · Kamis, 13 Februari 2020 - 17:04 WIB
DPRD Medan Minta 7 Oknum Polisi yang Positif Narkoba Dihukum Berat
Ketujuh oknum polisi yang diamankan saat pesta narkoba di Medan. (Foto: iNews/Aminoer Rasyid)

MEDAN, iNews.id – Ketujuh oknum polisi yang diamankan dari salah satu tempat hiburan malam di Kota Medan positif menggunakan narkoba jenis amfetamin. Kepastian ini berdasarkan hasil tes urine yang menunjukkan hasil mereka mengonsumsi narkotika golongan satu tersebut.

Penangkapan oknum anggota Polri ini diapresiasi DPRD Kota Medan. Hal ini sekaligus pembuktian Polri tak pandang bulu memberantas narkoba.

Anggota Komisi I DPRD Medan Robi Barus mengatakan, saat ini tinggal penegakan hukumnya. Dia menilai ketujuh oknum ini sudah sepantasnya dihukum berat karena telah mencoreng citra Polri.

“Seharusnya mereka yang menjadi ujung tombak pemberantasan narkoba. Pada kenyataannya justru jadi pengguna narkoba. Tentu sanksinya harus lebih tegas dari masyarakat sipil biasa,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan tersebut, Kamis (13/2/2020).

Rapat Komisi E DPRD Kabupaten Purworejo bersama guru dan dinas pendidikan, Kamis  (13/2/2020). (Foto: iNews/Joe Hartoyo)Sampai saat ini, ketujuh oknum anggota Polri tersebut masih menjalani pemeriksaan di Subbidpaminal Propam Polda Sumut. Identitas mereka yakni Briptu OM, Briptu MS, Briptu HR, Bripda MA, Bripda AF, Bripda JA dan Bripda CKS. Ketujuhnya merupakan anggota Polda Sumut yang berdinas di Unit Sabhara dan Ditresnarkoba.

Penyelidikan awal, ketujuhnya sedang merayakan HUT salah satu rekan mereka di tempat karaoke tersebut. Mereka turut mengajak lima perempuan dan diduga pesta narkoba.

“Propam dapat informasi ada anggota terlibat narkoba dan diamankan. Tidak ditemukan barang bukti namun hasil tes positif. Saat ini mereka dalam pembinaan dan menunggu sidang disiplin,” Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, Kapolda punya kebijakan tegas terhadap anggota yang terlibat dalam peredaran narkoba. Ketujuh oknum polisi ini terancam hukuman displin hingga pemecatan dengan tidak hormat.

“Jadi bukan hanya pemecatan, kami kembalikan mereka ke Tuhan-nya. Itu kalau mereka terbukti ikut terlibat dalam peredaran,” katanya.


Editor : Donald Karouw