Edy Rahmayadi Takut Anak Sekolah Malah Jalan-Jalan ke Mal Kalau Diliburkan

Stepanus Purba ยท Senin, 16 Maret 2020 - 11:49 WIB
Edy Rahmayadi Takut Anak Sekolah Malah Jalan-Jalan ke Mal Kalau Diliburkan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memantau pelaksanaan UN di SMK Negeri 7 Medan. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Sejumlah daerah di Indonesia telah mengeluarkan kebijakan meniadakan proses belajar mengajar di sekolah menyusul kian masifnya penyebaran virus korona. Namun tak demikian dengan wilayah Sumatera Utara (Sumut). Aktivitas pendidikan tetap berjalan normal.

Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, alasan tak meliburkan sekolah dan menggantinya dengan belajar di rumah lantaran menilai kondisi Sumut masih kategori aman. Namun demikian, dia meminta seluruh pihak untuk tetap waspada.

"Nanti (kalau) sudah meningkat wabahnya. Sudah membahayakan kondisi di sekolahan, baru akan kami ambil langkah itu," ujar Edy saat meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 7 Medan, Senin (16/3/2020).

Dia menilai akan lebih mengkhawatirkan jika sekolah diliburkan saat ini. Anak sekolah ditakutkan akan mengisi libur dengan berjalan-jalan ke mal.

"Karena risikonya jika meliburkan anak murid dalam kondisi saat ini, nanti mereka bisa jalan-jalan semua. Namanya anak sekolah. Bisa masuk mal, malah repot nanti," katanya.

Saat ini sebanyak 619 siswa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMKN 7 Medan. Sebagai langkah mengantisipasi penyebaran covid-19, sekolah menyiapkan cairan antiseptic atau pencuci tangan.

Gubernur berpesan agar sekolah tetap memantau kesehatan peserta ujian. Selain itu juga meminta mewaspadai dan mengupayakan pencegahan penyebaran virus korona di sekolah.


Editor : Donald Karouw