Gajah Berusia 55 Tahun Mati di Kebun Binatang Medan, BBKSDA Sumut Tunggu Hasil Nekropsi

Ahmad Ridwan Nasution ยท Senin, 27 Januari 2020 - 21:12 WIB
Gajah Berusia 55 Tahun Mati di Kebun Binatang Medan, BBKSDA Sumut Tunggu Hasil Nekropsi
Tim dokter hewan saat persiapan nekropsi gajah bernama Neneng yang telah berusia 55 tahun di Kebun Binatang Medan. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.idKebun Binatang Medan kehilangan satu koleksi hewan. Seekor gajah betina bernama Neneng ditemukan mati pada Sabtu (24/1/2020). Kematian gajah berusian 55 tahun ini sudah dilaporkan ke Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut).

Kabag Tata Usaha BBKSDA Sumut Teguh Setiawan mengatakan, sudah menerima informasi atas kematian satwa tersebut. Namun untuk penyebab kematian, dia mengaku belum mengetahui karena masih menunggu hasil nekropsi atau lebih dikenal dengan istilah autopsi.

“Saat ini masih proses nekropsi yang dilakukan tim dari Kebun Binatang Medan. Kami harap hasilnya cepat keluar agar dapat segera mengetahui penyebab kematian gajah ini," ujar Teguh, Senin (27/1/2020).

Dia menjelaskan, gajah Neneng sudah sakit sejak tiga hari sebelum ditemukan mati. Tim dokter hewan masih bekerja untuk memastikan penyebab kematian.

Sementara soal kabar yang menyebut gajah ini mati karena faktor usia, Teguh belum bisa menanggapinya. Sebab, Neneng diketahui telah berusia 55 tahun.

“Lebih baik tunggu hasil nekropsi agar tidak menduga-duga. Kami sudah minta ini agar dilakukans secepatnya,” kata Teguh.

Dia menegaskan, BBKSDA Sumut akan tetap melakukan evaluasi terhadap mekanisme perawatan gajah. Baik itu pakan yang diberikan atau kondisi tempat tinggal gajah di Kebun Binatang Medan.


Editor : Donald Karouw