Geledah Kontrakan Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan, Polisi Sita Sejumlah Barang

Stepanus Purba ยท Rabu, 13 November 2019 - 18:35 WIB
Geledah Kontrakan Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan, Polisi Sita Sejumlah Barang
Polisi menyita sejumlah barang dari penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Gang Melati, Pasar 1 Real, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri melanjutkan penggeledahan ke rumah kontrakan terduga pelaku bom bunuh diri, Rabbial Muslim Nasution (24). Sebelumnya, Densus telah menggeledah rumah orang tuanya di Jalan Jangka Gang Tentram dan rumah mertuanya di Jalan Marelan V, Pasar II Barat, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Rumah kontarakan Rabbial yang ditempati bersama istrinya berinisial D itu berada di Gang Melati, Pasar 1 Real, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Berbeda dengan saat penggeledahan dua rumah sebelumnya, dalam penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri, Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Mabes Polri tampak hadir di lokasi. Kehadiran mereka untuk melakukan penyisiran mencari bahan peledak yang diduga ada di sana.

 

BACA JUGA:

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Pascaledakan Bom Bunuh Diri, Warga yang Penasaran Ramai-ramai ke Mapolrestabes Medan

 

Usai melakukan penggeledahan, polisi tampak membawa sejumlah barang bukti. Beberapa barang yang dibawa dari rumah kontrakan terduga bom bunuh diri yakni, pipa besi panjang, koper, anak panah, keranjang, beberapa berkas, dan barang bukti lain. Belum diketahui pasti apakah petugas juga menemukan benda-benda atau bahan peledak dari rumah tersebut.

Setelah itu, rumah Rabbial yang akrab disapa Dedek itu, dipasangi dengan garis polisi. Rumah nomor 212 C bercat biru muda itu ditutup rapat. Di depan rumah terdapat gerobak jualan, beberapa jeriken bekas oli, besi, dan rantai besi.

Polisi pasang sterilisasi radius 50 meter dari rumah tersangka. Polisi juga membawa istri Dedek berinisial D ke Mapolrestabes Medan untuk dimintai keterangan. Polisi juga sebelumnya telah membawa enam kerabat Dedek ke Mapolrestabes Medan.

Polisi menyita sejumlah barang dari penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Gang Melati, Pasar 1 Real, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

 

Kepala Lingkungan (Kepling) VI, Sumini menjelaskan, Dedek dan istrinya baru satu bulan belakangan tinggal di rumah kontrakan itu. Sebelumnya terduga pelaku bom bunuh diri itu tinggal di rumah mertua.

“Mertuanya tadi kan nyewa di sana di Terjun. Kalau anaknya kira-kira baru satu bulan tinggal di sini. Mereka tinggal berdua di sini. Mereka baru mereka menikah. Suaminya kerja sebagai ojek online,” ujar Sumini.

Polisi membawa koper dari penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Gang Melati, Pasar 1 Real, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

 

Sumini mengatakan, selama ini Dedek dan istrinya berkelakuan baik. Mereka akrab dengan tetangga dan di masyarakat setempat. “Orangnya bagus, baik lah. Menurut informasi tetangganya, belakangan ini ada teman-temannya datang ngaji. Istrinya juga kalau jumpa, bagus. Orangnya biasa aja gitu,” kata Sumini.

Sumini juga mengatakan, sebelumnya, istri terduga pelaku bom bunuh diri masih berada di rumah kontrakan, Rabu pagi. Namun, karena polisi dan masyarakat mulai ramai mengerumuni sekitar lokasi rumahnya, dia sudah tak terlihat. Kondisi rumah juga terkunci dengan gembok.

“Tadi pagi kata tetangganya ada. Tapi tadi kita udah ramai-ramai gini, dia sudah tidak ada. Rumah pun digembok,” ujar Sumini.


Editor : Maria Christina