Harimau Berkeliaran dan Mangsa Ternak Sapi, Warga Langkat Resah

Eka Hetriansyah ยท Sabtu, 25 Agustus 2018 - 11:19 WIB
Harimau Berkeliaran dan Mangsa Ternak Sapi, Warga Langkat Resah
Tanda peringatan untuk berhati-hati karena adanya harimau liar berkeliaran di Desa Timbang Lawan, Bahorok, Langkat. (Foto: iNews/Eka Hetriansyah)

LANGKAT, iNews.id – Konflik harimau dengan manusia kembali terjadi di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Seekor harimau liar ditengarai memangsa ternak sapi milik warga Dusun Delapan, Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Jumat (24/8/2018).

Pemilik ternak Jumingan terkejut saat melihat bagian tubuh sapi miliknya mati dengan kondisi tercabik dan ada luka bekas gigitan. Dia kemudian melaporkan peristiwa itu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Langkat.

Dia mengaku resah, karena ini kali kedua ternaknya di mangsa harimau. Kejadian pertama dialaminya pada 2014 silam. “Saya sebelumnya tidak pernah mendengar suara apa lagi melihat penampakan harimau. Baru kali ini lihat saja, ukurannya cukup besar,” kata Jumingan.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, tim terdiri atas personel BKSDA, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), dinas kehutanan, relawan dan sejumlah warga langsung menyisir areal lokasi serangan untuk mencari keberadaan harimau tersebut, Sabtu (25/8/2018).

“Kami sudah identifikasi bangkai lembu dan lakukan pencarian. Untuk sementara, kami memasangkan sembilan kamera untuk memantau pergerakan harimau,” kata Asril, salah seorang petugas konservasi satwa.

Diketahui, Desa Timbang Lawan merupakan salah satu penyangga Taman Nasional Gunung Leuser. Diduga, maraknya perburuan satwa dan praktek ilegal logging di lokasi hutan membuat satwa masuk ke pemukiman warga.


Editor : Donald Karouw