Ikatan Keluarga Islam Simalungun Siap Menangkan Eramas di Pilgub Sumut

Stepanus Purba ยท Senin, 07 Mei 2018 - 09:12:00 WIB
Ikatan Keluarga Islam Simalungun Siap Menangkan Eramas di Pilgub Sumut
Ikatan Keluarga Islam Simalungun (IKEIS) Kota Medan menyerahkan surat dukungan ke Edy Rahmayadi. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Ikatan Keluarga Islam Simalungun (IKEIS) Kota Medan mendukung calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas). Mereka berkomitmen memenangkan Eramas di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumut, 27 Juni 2018 mendatang.

Ketua IKEIS Kota Medan, Prof H Hasyim Purba mengatakan dukungan tersebut disampaikan melalui surat. Dia menjelaskan Edy Rahmayadi menerima surat tersebut dan membacakannya di peringatan Isra Miraj dan penyambutan Bulan Suci Ramadan 1439 di Aula Serba Guna PUSKO Kartika Bukit Barisan, Jalan Kapten Muslim No. 189 A Simpang Griya, Minggu (6/5/2018) kemarin.

"Warga Simalungun yang tergabung dalan IKEIS Insy Allah siap mendukung Pak Edy bersama Pak Musa Rajekshah mewujudkan Sumut Bermartabat," ujarnya.

Hasyim Purba mengingatkan keluarga Islam Simalungun tidak golput dan menggunakan hak pilihnya, sekaligus turut mengawal jalannya pesta demokrasi pemilihan gubernur (pilgub) Sumut dan memenangkan Eramas. Dia menambahkan sebagai tanda Eramas menjadi bagian dari keluarga IKEIS, mereka menyematkan ulos dan pakaian adat Simalungun ke Edy dan Nawal Lubis.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Edy dan ibu Nawal yang bersedia hadir di tengah kesibukan yang begitu padat. Penyerahan pakaian adat Simalungun ini membuktikan kalau bapak dan ibu sebagai keluarga besar Islam Simalungun," ujarnya.

Sementara itu, Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengaku senang dapat bersilaturahmi dan mendapat dukungan dari IKEIS. Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu berharap perkumpulan adat istiadat maupun marga-marga di Sumut dapat terus dipertahankan sebagai wujud jati diri bangsa, Sumatera yang kaya akan adat isiadat, budaya dan agama.

"Saat ini kita lihat telah banyak terjadinya pergeseran adat istiadat di daerah kita. Kalau dulu orang paling takut dengan hukum adat dari hukuman penjara oleh aparat penegak hukum kita. Untuk itu Adat istiadat ini harus kita kembalikan sebagai jati diri bangsa. Sumut harus kembali bermartabat," katanya.


Editor : Muhammad Saiful Hadi