Jelang Idul Adha, Pemkot Medan Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Stepanus Purba ยท Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:58 WIB
Jelang Idul Adha, Pemkot Medan Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Pemkot Medan memeriksa hewan kurban di sejumlah tempat penampungan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

MEDAN, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara (Sumut) memantau dan memeriksa kesehatan hewan kurban menjelang Heri Raya Idul Adha 1439 yang jatuh pada Rabu (22/8/2018). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan itu tidak berpenyakit dan aman dikonsumsi masyarakat.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan telah meminta Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan sesuai dengan syariat Islam. Dia menjelaskan pengecekan tersebut sudah dilakukan di sejumlah tempat penampungan hewan kurban yang ada di Kecamatan Selayang, Kecamatan Medan Polonia, Medan Johor dan tempat lainnya.

"Kami akan terus melakukan pemantauan secara rutin dan terus menerus hingga Hari Raya Idul Adha besok," kata Eldin, Selasa (21/8/2018).

Eldin mengungkapkan tim pemeriksa kelayakan hewan kurban itu langsung berada di bawah komando Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Kadistanla) Kota Medan Ikhsar Marbun bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Dahler Lubis. Berdasarkan data Pemkot Medan hingga Minggu (19/8/2018), tercatat hewan yang akan dikurbankan mencapai 8.442 ekor yang terdiri atas 6.399 ekor lembu dan 2.043 ekor kambing.

“Kemungkinan hewan kurban akan terus bertambah. Mengingat begitu besarnya jumlah peredaran daging kurban nantinya, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan daging yang layak konsumsi dan menyehatkan," ujarnya.

Dia menjelaskan ada beberapa kriteria kelayakan hewan kurban yakni dari kecukupan umur, berat badan dan kondisi fisik yang tegap dan tidak cacat. Hewan yang telah lulus pengecekan akan diberi tanda S dan diberikan surat keterangan kelayakan dari Distanla Kota Medan.

"Alhamdulillah, sampai hari ini menurut laporan tim yang turun melalui Kadis Pertanian dan Kelautan Kota Medan, menyatakan kondisi hewan-hewan kurban tersebut layak untuk dikurbankan dan dikonsumsi" kata dia.

Sementara itu Kadistanla Kota Medan Ikhsar Marbun mengatakan, jika ada hewan yang ternyata tidak layak atau yang tidak sesuai syarat untuk dikurbankan menurut syariat Islam, maka pihaknya tidak akan mengeluarkan surat keterangan kelayakan kurban. “Kami juga akan melarang pedangan menjual hewan tersebut,” ujarnya.


Editor : Muhammad Saiful Hadi