Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Edy Rahmayadi Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Wahyudi Aulia Siregar ยท Kamis, 02 Desember 2021 - 08:38:00 WIB
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Edy Rahmayadi Kumpulkan Tokoh Masyarakat
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melaksanakan pertemuan dengan tokoh Masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, dalam rangka kesiapan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 di Aula Tengku Rizal Nurdin. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengumpulkan para tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan di rumah dinasnya di Jalan Sudirman, kota Medan, Rabu (1/12/2021). Langkah tersebut untuk menyosialisasikan penerapan PPKM Level 3 kepada masyarakat saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 mendatang. 

Edy mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah menjelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Terutama terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 tahun 2021 tentang Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Antisipasi/Pencegahan dan Penanggulangan penyebaran Covid-19.

"Instruksi Mendagri 62/2021 tersebut berisi antara lain tidak adanya pengadaan mudik Nataru, tidak bepergian, pengetatan pengawasan protokol kesehatan di gereja, tempat perbelanjaan dan wisata lokal," kata Edy Rahmayadi. 

Selain itu, kegiatan peribadahan di gereja juga wajib menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan membatasi jemaat yang mengikuti ibadah maksimal 50 persen dari kapasitas.  

"Jemaat yang mengikuti ibadah tidak melebihi 50 persen, menutup alun-alun. Melarang pesta perayaan, pawai dan arak-arakan, baik di tempat terbuka dan tertutup," kata Edy.

Edy Rahmayadi juga mengajak pada seluruh pemuka agama, untuk berkomitmen menerapkan aturan ini nantinya, dan juga menyosialisasikannya pada seluruh jemaah kristiani tentang pembatasan Nataru nantinya. Instruksi Medagri Nomor 62/2021 ini nantinya akan diberlakukan mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Untuk di Sumut, pemberlakuan waktu sudah dapat dimulai karena memiliki tradisi pada perayaan Natal. Umat kristiani memulainya di 1 Desember 2021. 

"Sumut kita sepakat, melakukan pembatasan mulai di awal Desember ini," katanya.

Sekum PGI Sumut Pdt Eben Siagian yang memberikan pendapat meminta pada Pemprov Sumut untuk membuat aturan yang lebih khusus dari Instruksi Mendagri 62/2021 pada masyarakat Sumut agar mudah dimengerti.

"Dengan aturan ini nantinya, saya yakinkan umat Kristen akan mematuhi aturan ini, karena umat Kristen selalu taat pada perintah pemerintah," katanya.

Editor : Stepanus Purba

Bagikan Artikel: