Jelang Penyelenggaraan Salat Idul Fitri, Petugas Semprot 8 Masjid di Medan dengan Disinfektan

Ahmad Ridwan Nasution ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 15:49 WIB
Jelang Penyelenggaraan Salat Idul Fitri, Petugas Semprot 8 Masjid di Medan dengan Disinfektan
Petugas mempersiapkan cairan disinfektan untuk melakukan penyemprotan di masjid di Medan. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Tim khusus Sub Detasemen KBR Brimob Polda Sumut mensterilkan pelataran Masjid Raya Al-Mashun, Medan, Sumuatera Utara (Sumut) dengan disinfektan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Masjid ini merupakan salah satu situs bersejarah peninggalan Kesultanan Deli di Kota Medan.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Raya Al-Mashun, Ulumuddin Siradj mengatakan, penyelenggaraan salat Idul Fitri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran corona. Di antaranya jemaah diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan serta membawa sajadah sendiri dan menjaga jarak.

“Ini supaya tetap terahindar dari Covid-19,” katanya.

Tak hanya itu, sejumlah personel Brimob juga membersihkan seluruh pelataran dan pintu masuk masjid menggunakan cairan disinfektan. Akses masuk dijaga oleh sejumlah petugas Satpol PP serta diwajibkan melewati bilik disinfektan.

Personel Brimob, Iptu Joko Siswoyo mengatakan sedikitinya ada delapan masjid yang berada di inti Kota Medan yang menggelar salat Idul Fitri besok. Menurutnya penyemprotan dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

“Kami melakukan penyemprotan di delapan masjid yang akan menyelenggarakan salat Idul Fitri besok,” katanya,

Sementara itu, Subden Kimia, Biologi dan Radioaktif Detasemen Brimob Polda Sumut mengerahkan tiga tim untuk melakukan penyemprotan mulai Sabtu siang. Biasanya, pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Raya Medan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB dan selalu dipenuhi masyarakat Medan. Bahkan jemaah biasa meluber sampai ke badan jalan.

Pihak BKM juga memprediksi jemaah salat Idul Fitri tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya. Mereka juga mengimbau kepada warga yang kurang sehat agar tetap salat di rumah.


Editor : Umaya Khusniah