Jenazah Terduga Teroris yang Tewas di Hamparan Perak Dimakamkan di Sicanang Belawan
MEDAN, iNews.id - Jenazah Khairuddin alias Bakpau Bin Samsudin, salah satu terduga teroris yang tewas saat penangkapan di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, pada Sabtu (16/11/2019), telah diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah Khairuddin selanjutnya dimakamkan di TPU Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (19/11/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Khairuddin dibawa dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan sekitar pukul 12.50 WIB dengan mobil ambulans menuju Canang Kering, Kelurahan Sicanang. Sebelum diberangkatkan, jenazah Khairuddin terlebih dahulu disalatkan di RS Bhayangkara Medan.
Sesampainya di Canang Kering, jenazah kemudian dibawa ke TPU Kelurahan Sicanang. Pemakaman berlangsung cepat dan dijaga oleh puluhan personel kepolisian bersenjata lengkap serta dibantu petugas TNI.
Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengucapkan terima kasih kepada warga karena telah menerima jenazah terduga teroris itu. Warga juga membantu proses pemakaman.
“Fardhu kifayah telah dilaksanakan. Insya Allah dengan situasi lancar dan tidak ada masalah dalam penguburan tadi,” kata Ikhwan, Selasa (19/11/2019).
Ikhwan juga mengimbau kepada masyarakat Belawan agar jangan sampai terjerumus mengikuti kelompok pengajian yang sifatnya tertutup. “Lebih baik ikut pengajian di masjid yang jelas kegiatannya dan jelas ustaznya serta pengajian tidak tertutup,” ujarnya.
Dia menambahkan, pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Polres Belawan terus meningkatkan pengamanan. Pengamanan juga dibantu oleh TNI.
Lurah Sicanang, Zulkifli mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk kembali beraktivitas normal seperti biasa. Jika ada masyarakat yang merasa berkaitan dengan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, dia mengimbau agar segera melapor ke polisi. “Sebaiknya segera menyerahkan diri,” kata Zulkifli.
Setelah proses pemakaman, keluarga dan warga sekitar langsung membubarkan diri dari lokasi TPU di Kampung Sentosa Barat, Lingkungan 20, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan. Sementara keluarga menolak untuk diwawancarai.
Editor: Maria Christina