Pilgub Sumut

JR Saragih Tersangka, Partai Demokrat Tempuh Jalur Praperadilan

Richard Andika Sasamu ยท Jumat, 16 Maret 2018 - 16:59:00 WIB
JR Saragih Tersangka, Partai Demokrat Tempuh Jalur Praperadilan
JR Saragih dan para pendukungnya. (Foto: DOK/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Pascapenetapan Jopinus Ramli (JR) Saragih sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan tanda tangan pada ijazah oleh Polda Sumatera Utara (Sumut) melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Partai Demokrat menyiapkan langkah hukum. Demokrat akan menempuh praperadilan atas penetapan status tersangka JR Saragih karena dinilai tidak sesuai prosedur.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, pascapenatapan JR Saragih sebagai tersangka, dia terus mendalami kasus tersebut. Partai Demokrat telah menyiapkan beberapa langkah hukum untuk membantu bakal calon Gubernur Sumut tersebut, termasuk praperadilan.

“Kami praperadilankan penetapan status tersangka JR Saragih yang tidak memenuhi prosedur hukum yang tepat,” kata Hinca Panjaitan saat dihubungi wartawan, Jumat (16/3/2018).

Hinca mengatakan, Partai Demokrat sudah menunjuk Hermansyah Hutagalung sebagai kuasa hukum dalam kasus tersebut. “Ini kental (penetapan tersangka JR Saragih) aroma politisnya,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan, saat ini proses peradilan kasus ijazah pada aspek hukum administrasi negara sedang berlangsung Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan tinggal menunggu putusan. Mereka memperkirakan, minggu depan sudah ada putusan tersebut.

Hinca berharap agar Polri bisa merasakan perasaan publik di Sumut yang terguncang atas kejadian ini. Menurutnya, saat ini, perasaan masyarakat Sumut untuk memilih pemimpin menjadi sangat terganggu. “Pesta demokrasi ini kita letakkan pada asasnya kegembiraan, bukan sebaliknya kegelisahan. Mari kita rawat pesta demokrasi yang fair di Sumut,” ujarnya.

Ketua Bidang Organisasi, Kader dan Keanggotaan Partai Demokrat Sumut, Ronald Naibaho sebelumnya juga mengatakan, penetapan status tersangka pada JR Saragih terkesan terburu-buru. Bahkan, tanpa ada surat panggilan untuk pemeriksaan. Menurut dia, Bupati Simalungun aktif itu seharusnya belum dapat ditetapkan sebagai tersangka oleh Sentra Gakkumdu, yang terdiri atas unsur kepolisian, kejaksaan, dan Panwaslu. "Pak JR Saragih seharusnya belum bisa dijadikan tersangka, karena beliau belum pernah diperiksa oleh penyidik Gakkumdu," ujarnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Andi Rian R Djajadi mengatakan, JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Sopan Harianto untuk keperluan legalisasi ijazah SMA. Sentra Gakkumdu telah mengantongi sejumlah alat bukti untuk menguatkan ketetapan status tersangka tersebut, yakni fotokopi legalisisasi ijazah berikut spesimen tanda tangan kepala Disdik DKI Jakarta. Pihaknya langsung berangkat ke Jakarta untuk mendapatkan spesimen tersebut.

Editor : Maria Christina