Judi Balap Mobil di Medan, Honorer Dishub Sumut hingga Pegawai Bank Ditangkap

Antara ยท Selasa, 21 April 2020 - 10:45 WIB
Judi Balap Mobil di Medan, Honorer Dishub Sumut hingga Pegawai Bank Ditangkap
Mobil yang diamankan sebagai barang bukti balapan liar. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Satuan Reskrim Polrestabes Medan membongkar praktik perjudian balap mobil liar ntara kelompok Bom Speed dengan Melet Tuning di Jalan Ringroad. Lima orang ditetapkan tersangka dan disita uang taruhan Rp4 juta.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, kelima tersangka yakni RD (16) seorang pelajar pemilik Honda City Type-Z. Mobil itu dijadikan untuk balapan dan dia menyumbang uang Rp1 juta dari kelompok Bom Speed untuk taruhan.

Kemudian, tersangka FRH (16) pelajar yang menyediakan mobil untuk balapan dari kelompok Melet Tuning. Dia juga menyumbang taruhan Rp500.000.

Selanjutnya tersangka DR (24) pegawai honorer Dishub Provinsi Sumut yang berperan sebagai pemegang uang taruhan judi sebesar Rp4 juta.

Tersangka lainnya yakni LL (25) anggota kelompok Bom Speed yang ikut menyumbang taruhan Rp500.000 dan MR (28) pegawai bank anggota kelompok Boom Speed yang juga ikut taruhan Rp500.000.

"Tersangka RD dan FRH menyepakati lomba balap dengan menggunakan mobil mereka, yakni perwakilan kelompok balap Bom Speed Honda City Type-Z (milik RD) dan perwakilan kelompok balap Melet Tuning Honda Jazz (milik FRH)," ujar Nicholas, Senin (20/4/2020).

Dia mengatakan, dalam percakapan melalui media sosial (medsos) disepakati lokasi lomba balap liar di Jalan Ringroad,l dan uang taruhan sebesar Rp5 juta.

Penangkapan perjudian balap mobil itu pada Minggu (19/4) malam. Polretabes Medan mendapatkan informasi adanya kegiatan lomba balap liar di Jalan Ringroadbdan turun ke lokasi untuk melakukan pembubaran.

Selain meresahkan warga, kerumunan balap liar tersebut juga melanggar anjuran pemerintah untuk berdiam diri di rumah saat masa pandemi Covid-19.

"Petugas sempat memberikan tembakan peringatan di udara agar kegiatan balap liar itu segera dihentikan," katanya.

Nicholas menyebutkan, turut diamankan barang bukti berupa dua unit ponsel, STNK Honda Jazz, uang tunai Rp4 juta dan mobil Honda City Type-Z warna hitam. Kelima tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian.


Editor : Donald Karouw