get app
inews
Aa Text
Read Next : Puncak Arus Balik, Kapal Khusus Pemudik Motor Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni

Kapal Nelayan Karam di Pulau Salah Namo Batubara, 64 Wisatawan Diselamatkan

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:28:00 WIB
Kapal Nelayan Karam di Pulau Salah Namo Batubara, 64 Wisatawan Diselamatkan
Evakuasi 64 penumpang kapal karam di Batubara setelah kapal kemasukan air akibat mesin rusak. (Foto: ist)

BATUBARA, iNews.id - Sebuah kapal nelayan yang membawa rombongan wisatawan karam di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Senin (24/3/2026). Dalam insiden ini, 64 penumpang berhasil dievakuasi.

Informasi dipeoleh, kapal dalam perjalanan menuju Pulau Salah Namo saat diduga mengalami kerusakan mesin dan kemasukan air hingga ke dalam lambung pukul 16.00 WIB. Para penumpang panik dan akhirnya menyelamatkan diri dengan menuju pesisir pulau terdekat untuk menghindari kapal tenggelam.

Kanit Markas Polairud Batubara, Ipda Hendrico P Kaban, menjelaskan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat.

"Kami menerima informasi adanya kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin dan mulai kemasukan air. Personel segera menuju lokasi menggunakan dua unit kapal nelayan setempat untuk mempercepat proses jangkauan," ujar Ipda Hendrico dikutip dari iNews Medan, Selasa (24/3/2026).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan mendapati kapal sudah dalam kondisi karam. Namun, seluruh penumpang berhasil selamat karena sudah berada di daratan pulau. Proses evakuasi dari pulau menuju pelabuhan baru dilakukan pada pukul 20.30 WIB karena mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Setelah menempuh perjalanan laut cukup panjang, seluruh penumpang akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Tiram pada Selasa (25/3/2026) pukul 02.30 WIB dini hari.

Kedatangan para korban disambut langsung oleh unsur Forkopimda Batu Bara, termasuk Bupati dan Kapolres. Para penumpang juga diberikan bantuan logistik serta tradisi upah-upah untuk memulihkan kondisi psikologis mereka.

Rombongan wisatawan yang berasal dari Medan dan Pekanbaru itu kemudian dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan bus yang disediakan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti insiden kapal karam tersebut. 

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kelaikan kapal dan memperhatikan faktor keselamatan sebelum melakukan wisata laut guna menghindari kejadian serupa," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut