Kasihan, Jasad Bayi Ditemukan di Pinggir Sungai Silau Asahan dengan Luka Parah di Kepala

Ulil Amri ยท Minggu, 17 Mei 2020 - 14:33 WIB
Kasihan, Jasad Bayi Ditemukan di Pinggir Sungai Silau Asahan dengan Luka Parah di Kepala
Lokasi penemuan jasad bayi di Asahan, Sumut. (Foto: iNews/Ulil Amri)

ASAHAN, iNews.idJasad bayi ditemukan di pinggir alur Sungai Silau, Asahan, Sumatera Utara (Sumut) Sabtu (16/5/2020) siang. Saat ditemukan, jasad tertutup sampah kayu.

Sontak penemuan mayat bayi ini menggegerkan warga Kelurahan Sei Renggas, Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Warga sempat mengabadikan penemuan mayat bayi mungil tersebut.

Mereka belum mengetahui asal bayi malang tak berpakaian tersebut. Diduga bayi tersebut berusia lima hingga tujuh hari.

Penemuan mayat bayi ini kemudian dilaporkan kepada perangkat kelurahan dan petugas keamanan setempat.

Petugas yang datang ke lokasi segera olah TKP dan mengevakuasi jasad bayi ke Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Abdul Manan Simatupang, Kisaran. Saat diperiksa, ada luka parah di bagian kepala.

Menurut saksi mata, Ipung, awalnya dia melihat kondisi air sungai yang naik dan sampah di bagian pinggir. Secara tak sengaja, dia melihat sesosok jasad.

Awalnya dia mengira itu hanyalah sebuah boneka atau bangkai hewan. Namun, dengan penasaran, dia mendakati dan ternyata merupakan jasad bayi.

“Saya awalnya sempat meninggalkan lokasi, tapi karena penasaran, Saya kembali lagi untuk memastikan,” katanya, Sabtu (17/5/2020).

Dia lantas memanggil kakaknya untuk membantu memastikan. Ternyata setelah diperiksa bersama, jasad tersebut merupakan bayi.

Sementara petugas rumah sakit, dr Eka Wilda Sari mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan dan visum luar, diperkiran bayi tersebut berusia lima sampai tujuh hari. Rencananya, jasad bayi akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Siantar Djasamen Saragi untuk dilakukan autopsi.

“Diperkirakan berumur lima hingga tujuh hari,” katanya.

Kuat dugaan, jasad bayi sengaja dibuang oleh ibu kandungnya usai dilahirkan. Kini kasus penemuan jasad bayi ditangani dan diselidiki oleh Polres Asahan untuk memburu pelaku.


Editor : Umaya Khusniah