Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Ruko di Pasar Batang Toru Tapsel

Stepanus Purba · Kamis, 25 Juli 2019 - 10:53 WIB
Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Ruko di Pasar Batang Toru Tapsel
Kobaran api membakar puluhan ruko di Pasar Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Kamis (25/7/2019). (Foto: IST)

TAPANULI SELATAN, iNews.idKebakaran hebat menghanguskan puluhan rumah toko (ruko) di Pasar Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (25/7/2019) pagi. Namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi di Jalan Padangsidimpuan-Batang Toru tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Api pertama kali terlihat dari salah satu ruko yang terbuat dari bahan kayu. Hanya dalam waktu sebentar, api membesar dan membakar habis puluhan ruko. Warga sekitar pun panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang berharganya.

“Api tadi cepat membesar dan merembet ke bangunan sebelahnya yang memang hampir semua terbuat dari kayu,” ungkap salah seorang saksi mata yang dihubungi, Marintan Sinaga.

Marintan menjelaskan, saat ini puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang masih berkobar di Pasar Batang Toru. Petugas berhasil mencegah api meluas ke ruko-ruko lain. “Saat ini petugas masih melakukan pemadaman. Api sudah tidak sebesar tadi pagi lagi,” ujarnya.

Sementara Wakapolres Tapsel Kompol Jumanto mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi kebakaran sekitar jam 06.00 WIB. Data yang mereka peroleh, jumlah ruko yang terbakar hampir 25 ruko. “Jadi secara total, ruko yang terbakar itu sekitar 20 hingga 25 ruko. Jumlah pastinya nanti kami sampaikan,” katanya.

Penyebab kebakaran hebat itu belum diketahui pasti. Namun, pengakuan sejumlah saksi mata menyebutkan api berasal dari sebuah ruko yang dimiliki oleh warga Sipirok dan akhirnya meluas.

“Saat warga membuka pintunya, sudah ada asap tebal. Api kemudian membesar dan membakar bangunan lainnya karena tiupan angin cukup kencang. Tapi untuk penyebab pasti kebakaran, kami masih menyelidiki. Kami masih fokus pada pemadaman,” ujar Jumanto.


Editor : Maria Christina