Kebakaran Kios Bensin Eceran di Tebingtinggi, Istri Tewas Suami Luka-Luka

Abdullah Sani Hasibuan ยท Senin, 13 Juli 2020 - 11:56 WIB
Kebakaran Kios Bensin Eceran di Tebingtinggi, Istri Tewas Suami Luka-Luka
Petugas gabungan saat mengevakuasi korban tewas kebakaran dalam kios bensin eceran di Tebingtingg. (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)

TEBINGTINGGI, iNews.id - Kebakaran menghanguskan kios semipermanen yang menjual makanan dan minuman serta bensin eceran di Jalan Ikhlas, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Minggu (12/7/2020) sore. Kejadian ini merenggut satu korban jiwa.

Pemilik kios bernama Misnah (60) ditemukan tewas dalam peristiwa tersebut. Sementara suaminya, Misno yang merupakan warga Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu mengalami luka bakar pada sebagian tubuh.

Warga di lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui asal api. Mereka tiba-tiba kobaran api sudah membesar dan melalap habis bangunan tersebut.

"Warga melihat suami korban berlari dalam keadaan sudah terbakar. Kami juga berupaya untuk menolong korban yang ada di dalam kios namun api sudah besar," kata Adi, warga setempat.

Dugaan sementara, api berasal dari kompor yang menyambar ke jeriken BBM di dalam kios. Kobaran api juga menyambar tubuh Misno yang langsung menceburkan diri ke dalam parit di seberang jalan. Sementara istrinya Misnah, sedang berada dalam kamar berukuran 1x1,5 meter saat kejadian dan tidak terselamatkan.

Kobaran api dapat dijinakkan petugas pemadam kebakaran setelah mengerahkan dua unit armada untuk penyiraman. Setelah api padam, petugas mengevakuasi korban. Saat proses evakuasi, anak laki-laki korban tampak histeris melihat ibunya meninggal hingga harus ditenangkan petugas gabungan.

Sementara itu, Kapolsek Rambutan AKP H Samosir dan tim Inafis Polres Tebingtinggi turun ke lokasi kebakaran dan melakukan olah TKP. Korban meninggal kemudian dibawa ke RS Bhayangkara, sedangkan korban luka bakar dirawat di RS Sri Pamela.

"Ada satu korban meninggal dan seorang yang luka bakar. Untuk penyebab kebakaran masih kami dalami," ujar Samosir.


Editor : Donald Karouw