Kejaksaan Tingkatkan Kasus Mafia Tanah Kawasan Margasatwa Langkat ke Penyidikan

Wahyudi Aulia Siregar · Jumat, 11 Februari 2022 - 20:02:00 WIB
Kejaksaan Tingkatkan Kasus Mafia Tanah Kawasan Margasatwa Langkat ke Penyidikan
Penyidik dari Kejati Sumut saat melakukan cek lapangan ke kawasan alih fungsi lahan di Langkat. (Foto: istimewa)

LANGKAT, iNews.id - Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) telah memulai penyidikan kasus alih fungsi Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading di Kabupaten Langkat. Dalam kasus itu, diduga kuat ada korupsi pada kegiatan perambahan kawasan suaka margasatwa oleh mafia tanah.

Peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Sumut Nomor Print-16/L.2/Fd.1/11/2021 tertanggal 30 November 2021. Saat ini penyidik juga sudah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. 

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Yos A Tarigan mengatakan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil penyelidikan, ditemukan adanya fakta Kawasan Suaka Margasatwa yang seharusnya menjadi hutan bakau, kini diubah menjadi perkebunan sawit dengan luas lebih kurang 210 hektar. Lokasinya ada di Kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut, tepatnya di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat.

Untuk membuktikan langsung laporan dan informasi itu, Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut turun langsung ke Langkat untuk melakukan plotting dan menentukan titik koordinat di dimaksud pada Rabu hingga Jumat, 9-10 Februari 2022.  Tim Penyidik yang diturunkan ke lapangan sebanyak 9 orang didampingi tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kementerian Kehutanan, Kanwil BPN Sumut dan BPN Langkat.

Editor : Stepanus Purba_block

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: