Kejari Labuhanbatu Geledah 2 Kantor Desa terkait Dugaan Korupsi APBDes 2016-2019

Fachrizal ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 14:55 WIB
Kejari Labuhanbatu Geledah 2 Kantor Desa terkait Dugaan Korupsi APBDes 2016-2019
Tim penyidik Kejari Labuhanbatu saat menggeledah salah satu kantor desa. (Foto: iNews/Fachrizal)

LABUHANBATU, iNews.id - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu menggeledah dua kantor kepala desa di dua kecamatam berbeda, Rabu (29/7/2020) sore. Pertama di Desa Perkebunan Halimbe, Kecamatan Aek Natas dan kedua di Desa Bulungihit di Kecamatan Marbau.

Penggeledahan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) 2016-2019. Prosesnya mendapat pengawalan ketat personel Polres Labuhanbatu dan diketahui camat setempat.

Pantauan iNews, sedikitnya ada enam penyidik yang turun dalam pengeledahan tertutup yang berlangsung selama tiga jam. Seusai menggeledah, penyidik keluar dari kantor desa dengan membawa koper diduga berisi dokumen penting berkaitan korupsi dana APBDes.

Kasi Intelijen Kejari Labuhanbatu Syahron Hasibuan mengatakan, pengeledahan ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,4 milliar.

"Untuk nilai pastinya masih menungggu hasil audit tim ahli," ujarnya.

Dugaan kerugian negara di Desa Perkebunan Halimbe diketahui sebesar Rp560 juta pada APBDes 2019. Sementara Desa Bulungihit, kerugian mencapai lebih dari Rp900 juta di anggaran 2016-2019.

"Penetapan tersangkanya dalam waktu dekat ini," katanya.


Editor : Donald Karouw