Larangan Truk Kelebihan Muatan Menyeberang Merak-Bakauheni Berlaku Februari 2020

Antara ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 12:44 WIB
Larangan Truk Kelebihan Muatan Menyeberang Merak-Bakauheni Berlaku Februari 2020
Antrean kendaraan untuk masuk ke kapal di Pelabuhan Merah. Per Februari 2020, truk kelebihan dimensi dan muatan dilarang menyeberang. (Foto: iNews/Wim Salim)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Truk dengan muatan dan dimensi berlebih dilarang menyeberang melalui Pelabuhan Merak ke Bakauheni per Februari 2020. Aturan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan ini sebagai upaya menjaga aspek keselamatan berkendara.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, aturan itu diterapkan karena negara banyak mengalami kerugian dari truk yang bermuatan lebih tersebut. Contohnya kondisi jalan yang rusak karena tidak sesuai kekuatan daya tahan dengan beban yang dibawa truk.

"Penyeberangan truk dengan potensi over dimensi dan loading bulan Februari tidak bisa lewat," katanya di Bandarlampung, Minggu (19/1/2020).

Menurutnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sejak 2017 hingga saat ini sedang menyelesaikan peraturan terkait truk dengan muatan dan dimensi berlebih. "Kemungkinan peraturan tersebut selesai pada 2021," ujarnya.

Budi mengungkapkan, telah menjabarkan blueprint peraturan truk bermuatan lebih dan dimensi itu. Bahkan, pihaknya sudah banyak mengantisipasi dan mencegah agar kondisi jalan tidak cepat rusak.

"Salah satunya pada Februari, kami melarang truk yang potensi over untuk melakukan penyeberangan. Dan pada Januari, aturan yang sama di jalan tol sedang diterapkan," katanya.

Kemenhub berupaya menjaga aspek keselamatan berkendara di jalan tol karena 30 persen kecelakaan karena truk bermuatan lebih.


Editor : Donald Karouw