get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Bentrok Warga 2 Desa di Halmahera Tengah, Berawal dari Temuan Mayat dalam Hutan

Lerai Perkelahian Temannya, Pemuda di Asahan Malah Tewas Ditikam

Senin, 09 Juli 2018 - 19:55:00 WIB
Lerai Perkelahian Temannya, Pemuda di Asahan Malah Tewas Ditikam
Ambulans yang menjemput jenazah korban untuk dibawa ke rumah sakit guna kepentingan autopsi, Senin (9/7/2018). (Foto: iNews/Ulil Amri)

ASAHAN, iNews.id - Seorang pemuda tewas ditusuk orang tak dikenal usai melerai perkelahian temannya saat menonton acara organ tunggal di sebuah pesta di Desa Pasiran, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, Minggu (8/7/2018) malam. Korban tewas dengan satu luka tusukan di bagian punggung belakang.

Ibu korban, Rusmina, histeris saat jenazah anaknya Ardi Simanjuntak (25) akan dibawa polisi untuk diautopsi. Warga Dusun Enam, Desa Sungai Lama, Seidadap, Asahan, itu tidak kuasa menahan tangis saat melihat putra kesayangannya sudah terbujur kaku.

Korban tewas setelah mengalami satu luka tusukan di bagian punggung belakangnya. Selain itu, ditemukan beberapa luka memar di bagian wajah yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Peristiwa tewasnya Ardi berawal dari perkelahian beberapa temannya di sebuah acara organ tunggal di sebuah pesta hajatan di Dusun Dua, Desa Pasiran, Asahan. Korban yang bersama rekannya itu, mencoba melerai perkelahian tersebut.

Usai melerai, korban menjauh dari lokasi. Namun tak disangka, tiba-tiba korban ditusuk dari belakang oleh orang tak dikenal. Akibat tusukan itu, korban mengalami pendarahan hebat. Nyawanya pun tak bisa diselamatkan. Korban tewas saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Polisi yang tiba ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Siang tadi, Senin (9/7/2018) jenazah korban yang sudah dibawa keluarga ke rumah dijemput polisi dan dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

“Tadi malam, ibu korban datang ke rumah saya untuk memberi tahu bahwa anaknya dibunuh orang saat menonton organ tunggal. Saya tidak tahu apa dia pernah punya musuh atau tidak,” kata keluarga korban, Marida Simatupang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari polisi atas peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, keluarga berharap kepada polisi agar dapat segera menangkap dan mengadili pelaku.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut