Kampanye Pilgub Sumut

Melihat Buruh Unjuk Rasa, Djarot Datang Menyapa dan Tawarkan Solusi

Stepanus Purba ยท Selasa, 03 April 2018 - 14:46 WIB
Melihat Buruh Unjuk Rasa, Djarot Datang Menyapa dan Tawarkan Solusi
Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat, menemui massa buruh yang berdemonstrasi di bundaran Tugu Pahlawan, Jalan Imam Bonjol, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Selasa (3/4/2018). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

ASAHAN, iNews.id - Puluhan massa buruh yang mengatasnamakan diri Federasi Perjuangan Buruh Indosia KPC Asahan menggelar aksi unjuk rasa di bundaran Tugu Pahlawan, Jalan Imam Bonjol, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Selasa (3/4/2018). Aksi buruh ini ditengarai akibat pemutusah hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan oleh PT Varem Sawit Cemerlang terhadap 42 karyawannya. 

Koordinator aksi buruh, Aziz Manurung dalam orasinya mengatakan, pemecatan 42 buruh oleh PT Varem Sawit Cemerlang merupakan sebuah kejahatan kemanusian dan menabrak Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. "Kami menolak PHK yang dilakukan oleh PT Varem  Sawit Cemerlang kepada buruh yang sedang menuntut hak-hak normatifnya seperti tuntutan terhadap SK, UMSK tahun 2018, dan terhadap upah lembur yang jauh dari minim yang diatur undang-undang," ujar Aziz.

"Namun dalam tuntutan ini, kawan-kawan buruh justru di PHK. Ini akan kami adukan kepada Kementerian Ketenagakerjaan kepada pihak kepolisian sebagai tindakan yang sebenarnya dilarang oleh undang-undang," imbuh Aziz.

Dalam tuntutannya, massa buruh meminta kepada manajemen PT Varem Sawit Cemerlang untuk mencabut SK pemecatan yang dilakukan oleh PT Varem kepada 42 buruh. Selain itu, massa juga meminta agar PT Varem memberikan SK Karyawan tetap kepada pekerja di PT Varem Sawit Cemerlang. 

Di saat yang bersamaan, Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat yang sedang beristirahat di salah satu warung, melihat aksi para buruh tersebut. Djarot kemudian memilih menyapa para buruh yang sedang menggelar aksi unjuk rasa. Kedatangan Djarot ini, lantas mendapatkan sambutan dari massa buruh. Mereka pun memberikan kesempatan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta ini untuk berorasi.

Kepada massa buruh, Djarot mengungkapkan, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara sebagaimana diatur dalam undang-undang. Namun demikian, Djarot meminta kepada buruh untuk menyampaikan secara santun dan tidak menganggu ketertiban umum. 

Terkait dengan permasalahan yang dialami buruh, Djarot menyarankan agar para buruh harus duduk bersama dengan pihak perusahaan dan dinas ketenagakerjaan untuk mencari solusi terbaik untuk para buruh. Tak hanya itu, Djarot juga meminta kepada anggota DPRD Kabupaten Asahan untuk melakukan pendampingan kepada buruh yang sedang berunjukrasa untuk mencarikan solusi.

"Saya sebagai ketua DPP PDI Perjuangan meminta kepada fraksi PDIP Perjuangan Kabupaten Asahan untuk memperjuangankan hak hak para buruh tanpa merugikan pihak perusahaan. Hal ini tentu penting agar produksi perusahaan meningkat, jika produksi perusahaan meningkat maka saya akan minta agar kesejahteraan buruh juga ditingkatkan. Karena kesejahteraan buruh harus mendapatkan prioritas utama dari pihak perusahaan" ujar Djarot. 

Tak hanya itu, Djarot juga mengatakan, salah satu sasaran pembangunan manusia dari DJOSS salah satunya adalah peningkatan kualitas hidup para buruh. "Kami ingin meningkatkan kesejahteraan buruh, meningkatkan kesejahteraan dari para petani, dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan, serta pada pelaku industri kecil," ujar Djarot.


Editor : Himas Puspito Putra