Menara Telekomunikasi yang Roboh dan Tewaskan 3 Pekerja di Langkat Belum Berizin

Antara ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 15:02 WIB
Menara Telekomunikasi yang Roboh dan Tewaskan 3 Pekerja di Langkat Belum Berizin
Menara telekomunikasi di Langkat, Sumut yang roboh saat proses pengerjaan. (Foto: Istimewa)

LANGKAT, iNews.id – Menara telekomunikasi yang roboh dan menewaskan tiga pekerja saat proses pembangunan di Dusun III, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ternyata belum berizin. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu belum mengeluarkan izin pembangunan menara tersebut.

"Belum punya izin. Izin pembangunan tower telekomunikasi itu masih dalam proses. Seharusnya provider tidak boleh membangun menara itu sebelum ada izin resmi dari Pemkab Langkat," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ikhsan Aprija, Jumat (21/2/2020).

Camat Wampu Samsul Adha membenarkan jika pembangunan menara provider itu belum mengantongi izin dan masih rekomendasi. Dia juga mengaku heran sudah ada proses pengerjaan di lokasi.

Dia menduga, ketiga korban kecelakaan kerja menara roboh tidak memakai alat pengamanan yang memenuhi standar K3. Identitas mereka yakni M Agus (25), warga Desa Paya Kerupuk, Kecamatan Tanjung Pura. Kemudian Linggom (25) dan Vijai, keduanya warga Desa Air Hitam, Kecamatan Tanjung Pura.

Ketiganya terjatuh dari ketinggian sekitar 42 meter saat menara yang sedang dalam proses pengerjaan tiba-tiba roboh, Kamis (20/2/2020) pukul 17.00 WIB. Kejadian ini diduga akibat fondasi tiang bagian bawah pecah.


Editor : Donald Karouw