Mentan Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Sumut Senilai Rp79,6 Miliar

Stepanus Purba ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 09:58 WIB
Mentan Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Sumut Senilai Rp79,6 Miliar
Mentan Syahrul Yasin Limpo bersiap memecahkan kendi tandai pelepasan ekspor komoditas pertanian Sumut di Kawasan Industri Medan (KIM) II, Medan, Kamis (20/2/2020). (Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu /Imam Syahputra)

DELISERDANG, iNews.id – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 28 komoditas pertanian asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) senilai Rp79,6 miliar. Ke-28 komoditas ini terdiri atas sektor perkebunan, hortikultura, peternakan, tanaman pangan dan kehutanan yang telah mendapat sertifikasi ekspor Karantina Pertanian.

"Saya turut bangga atas pembangunan pertanian di Sumut. Berdasarkan catatan sertifikasi ekspor dari Karantina Pertanian, terjadi peningkatan signifikan di tahun 2019 sebesar 23,7% dibanding tahun sebelumnya," ujar Mentan di areal Kawasan Industri Modern II, Jalan Nias Selatan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (20/2/2020).

Adapun jenis komoditas pertanian yang diekspor yakni ampas sawit, cengkeh, eucalyptus sawn timber, palm kernel expeler (PKE), karet lembaran dan lempengan, kayu karet, kulit kayu manis, kelapa parut, kemiri, lidi, minyak sawit, daun nipah, pinang biji, refined bleached deodorized (RBD) olein, minyak kelapa mentah, kopi instan dan kopi, durian pasta, bibit tanaman hias, ubi jalar beku, lipan, sarang burung walet (SBW) dan kayu oak putih.

Mentan mengapresiasi kenaikan peningkatan ekspor komoditas pertanian Provinsi Sumut dari Rp26,6 triliun tahun 2018, menjadi Rp32,2 triliun pada 2019. Hal ini merupakan indikator pembangunan pertanian di Sumut sudah on the track, pertanian berbasis kawasan berorientasi ekspor.

“Salah satu pilar utama perekonomian Indonesia itu ada di Sumatera Utara,” kata Mentan.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) R Sabrina mengatakan, Sumut memang memiliki potensi besar di bidang pertanian. Wilayah yang luas dan memiliki beragam lanskap sangat memungkinkan untuk meningkatkan produksi berbagai komoditas.

Untuk itu, Pemprov Sumut terus mendorong berbagai pihak untuk terus meningkatkan produksi dan ekspor komoditas pertanian di daerah ini. Apalagi saat ini salah satu prioritas pembangunan Pemprov Sumut di bidang pertanian.

“Tentunya jika produksi dan ekspor pertanian meningkat maka akan berkontribusi pada kesejahteran masyarakat sehingga Sumatera Utara Bermartabat akan terwujud,” kata Sabrina.

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil memastikan komoditas pertanian yang diekspor sudah memenuhi persyaratan teknis internasional atau Sanitary and Phyosanitary (SPS) Measures.

“Produk pertanian yang diekspor sehat, aman dan memiliki daya saing di pasar global,” ujar Jamil.

Pada kesempatan tersebut, Sabrina mendampingi Mentan meninjau kontainer berisi komoditas yang akan diekspor. Pelepasan ekspor ditandai dengan pemecahan kendi. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi dan Kadis Perkebunan Herawati.


Editor : Donald Karouw